Aplikasi Go-Jek yang lagi hits!

Halo YOTers, pasti kalian familiar banget dengan Go-Jek kan.  Ojek yang suka berkeliaran di jalan ibukota ini selalu menarik perhatian kita dengan jaket dan helm berwarna Hijau yang bertuliskan ‘Go-Jek’ yang digunakan pengemudi dan penumpang nya. Bahkan banyak yang sering menggunakan Go-Jek untuk mengantar atau menjemput kita di suatu tempat. Bukan hanya mudah, terkadang banyak dari kita yang gratis menggunakan jasa Go-Jek ini memakai Go-Jek Kredit.  Nah di kesempatan kali ini gue mau menuturkan 8 Fakta tentang Go-Jek :

1. Go-Jek ternyata Karya anak bangsa loh. Banyak yang mengira Go-Jek berasal dari negeri padahal CEO Go-Jek Nadiem Makarim yang merupakan lulusan Master of Business Administration dari Harvard University, ternyata lahir di Pekalongan.

2. Go-Jek berdiri sejak tahun 2011, dengan transaksi hanya 60 per hari. Namun pada tahun 2014, Go-Jek semakin berkembang dengan adanya teknologi melalui aplikasi. Sekarang Go-Jek memiliki driver kurang lebih mencapai 15.000 yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Serta Go-Jek telah mencapai jutaan transaksi per hari nya.

3.  Go-Jek merupakan aplikasi sosial dimana CEO nya memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan tukang ojek di Indonesia. Salah satu quote yang Nadiem katakana adalah bisnis bukan hanya sekedar cari untung melainkan harus memberikan manfaat sosial.

4. Pembayaran Go-Jek bisa melalui cash ataupun pra bayar menggunakan Go-Jek kredit. GO-JEK Credit adalah metode pembayaran GO-JEK yang dibuat cashless dan dapat digunakan untuk membayar semua layanan. Jika kita memiliki GO-JEK Credit, sistem akan secara otomatis mendebit Credit kita untuk membayar layanan yang digunakan. Cara Top Up Go-Jek kredit dapat dilakukan dengan cara membuka  MY WALLET dan klik di tombol ‘TOP UP’. Lakukan transfer ke Akun BCA No. 524 032 7068 (Minimal Rp. 100,000) kemudian isilah form Top Up di bawah tata cara pengisian. Oya bahkan kita bisa mendapatkan Go-Jek kredit secara gratis dengan cara klik MY WALLET dan bagikan kode referral kita ‘XXXXXXX’ agar teman kita mendapatkan Rp. 50,000-nya dan mencoba layanan GO-JEK untuk pertama kalinya. Saat mereka membuat order dari salah satu dari layanan GO-JEK, kita akan menerima Rp. 50,000. 

5. Go-Jek memiliki 4 layanan. Selain transportasi, Go-Jek juga memiliki layanan berupa Go-Food yaitu layanan yang membantu melakukan pembelian makanan di restoran dan mengantarkan ke rumah. Go-Food memberikan pendapatan yang terbesar kedua loh selain transportasi. Selain itu ada juga Go- Shopping yang membantu belanja produk apapun dan dimanapun di area Jabodetabek dengan maksimal transaksi sebesar  Rp. 1.000.000,00. Serta layanan Instant Courier, yang mengantarkan barang ke suatu tempat.

5. Go-Jek mendapatkan investasi dari berbagai pihak asing. Beberapa pihak yang memberikan investasi yaitu Northstar Group dan Sequoia Capital. Northstar Group merupakan salah satu investor apple.

6. Go-Jek sebagai feeder transportasi umum di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta menuturkan bahwa akan bekerja sama dengan Go-Jek dalam integrasi Go-Jek dengan layanan transjakarta dan MRT melalui aplikasi tersebut.

7.  Tidak semua Go-Jek driver sebelumnya berprofesi sebagai tukang ojek. Driver Go-Jek ternyata selain tukang ojek, ada yang berprofesi sebagai penjaga toko, ibu rumah tangga, kasir, bahkan mahasiswa. Banyak orang yang merasa Go-Jek dapat meningkatkan penghasilan dan kualitas hidup mereka sehingga driver Go-Jek berasal dari berbagai kalangan.

8. Pembagian penghasilan Go-Jek 80 : 20. 80% penghasilan diberikan untuk pengemudi sedangkan 20% untuk manajemen Go-Jek. Konversi kilometer yang digunakan dalam perhitungan yaitu Rp 4.000,00 / km.

  




By : Inez Giovani

Posted on August 14, 2015 read:110

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter