Belajar dari Oshin

Halo YOTers, gimana kabarnya?

Pernahkah YOTers mengeluh, menyesal, pasrah, menyerah bahkan sampai menyalahkan orang lain dan kondisi saat mengalami kesulitan atau menghadapi masalah? Jika pernah, marilah kita belajar dari pengalaman gadis yang pantang menyerah meski kesusahan selalu menghampirinya.

Lahir di sebuah desa dan hidup dalam kondisi yang sangat miskin mengharuskan seorang gadis berhenti dari bangku pendidikan dan berjuang keras untuk menghidupi keluarganya. Mengalami banyak penderitaan saat bekerja tidak pernah membuat si gadis mengeluh dan menyerah. Setiap sen yang didapatnya diberikan kepada keluarganya. Gadis itu pun tumbuh dewasa dan akhirnya menikah dengan pria pilihannya. Namun semua itu tidak berjalan mulus, gempa bumi merusak segalanya, untungnya wanita tersebut beserta suami dan anaknya bisa selamat. Kejadian ini mengharuskan sang wanita kembali ke kampung halaman suaminya. Ditempat ini ia kembali mengalami penderitaan dari ibu mertuanya. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi bersama anaknya. Ia belajar banyak dari segala penderitaan dan siksaan yang dialaminya. Ia memulai bisnis dengan menjual ikan dan hasilnya cukup sukses. Tak hanya itu, ia juga mulai membuka supermarket yang menjual makanan siap saji dan sangat digemari penduduk sekitar serta menjadi sukses. Gadis kecil yang sudah dewasa itu adalah Oshin.

Penggalan cerita tersebut ada dalam sebuah serial drama yang mungkin pernah YOTers tonton. Apa yang membuat orang kagum akan alur ceritanya? Struggle for life, perjuangan hidup seorang wanita dari kondisi yang begitu sulit menjadi sukses. Berapa banyak orang yang ketika mengalami kesulitan, penderitaan atau masalah selalu mengeluh dan hanya bisa pasrah pada keadaan? Coba YOTers perhatikan lingkungan dan kehidupan YOTers sendiri untuk mendapatkan jawabannya.

Mengeluh, menyesal, pasrah, menyerah bahkan sampai menyalahkan orang lain dan kondisi yang ada bukanlah jalan keluar dari kesulitan. Sikap mental demikian tidak dipelihara oleh Oshin. Sikap pantang menyerah, berani menghadapi resiko, dan kegigihannya mengalahkan semua batasan dan halangan yang ada di depannya. Terus menerus mengalami kesulitan dan penderitaan tiada akhir bukanlah kesalahan siapa siapa, semuanya adalah tanggung jawab diri YOTers sendiri. Ini dinilai dari seberapa tangguh dan berani YOTers melawan semua kesulitan dan penderitaan itu dan bersedia keluar dari belenggu tersebut. Inilah value yang ada pada cerita Oshin. Mungkin YOTers mengalami hal yang jauh lebih berat daripada cerita diatas, namun filosofinya sama bahwa semangat dan kekuatan diri harus lebih besar pengaruhnya daripada beban hidup kita. Jangan sampai penderitaan, kesulitan dan beban terus mendominasi hidup YOTers dan jangan pula semua hal itu menjadi seimbang dengan semangat hidup YOTers. Porsi hal hal negatif harus lebih kecil (atau bahkan tidak ada) daripada semangat untuk melawannya. Jika demikian yang terjadi barulah YOTers mampu menguasai diri sehingga permasalahan yang ada bukanlah permasalahan yang mengendalikan hidup YOTers.

See you on top !

 

 

 

Regards,

Devina Wulandari

  




By : Devina Wulandari

Posted on December 09, 2015 read:108

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter