Belajar dari Steve McClaren

Sobat YOTers, kita semua pasti pernah merasakan yang namanya kegagalan. Di berbagai aspek kehidupan, mulai dari karir hingga percintaan bisa dibilang kita hampir pasti pernah mengalaminya. Kegagalan yang kita alami seringkali membuat kita menjadi down dan tidak bersemangat untuk bangkit.

Dari dunia sepakbola, saya mengagumi determinasi  Steve McClaren, manajer sepakbola asal Inggris yang kini menukangi klub Liga Primer Inggris Newcastle United. Bagi sobat YOTers yang ngefans timnas Inggris, tentunya akan ingat bagaimana kegagalan Inggris lolos ke putaran final Euro 2008 lalu, usai kalah di laga pamungkas kontra Kroasia 2-3 di Wembley tahun 2007.

Seusai kegagalan tersebut, McClaren dihujat media Inggris habis-habisan. "Bagaimana bisa timnas Inggris tidak lolos Piala Eropa?" kurang lebih itulah yang menjadi perdebatan besar dan mengundang amarah publik sepakbola Inggris. Kredibilitas McClaren menjadi sangat diragukan untuk terus menukangi Inggris, dan jelas ia dipecat 

Tetapi, McClaren berusaha untuk bangkit. Ia pun mencoba membangun kembali reputasinya yang rusak parah akibat gagal di timnas Inggris. Liga Utama Belanda, Eredivisie dipilihnya untuk meneruskan karir manajerial. Di 2008, tak sampai setahun sejak dipecat dari tim nasional Inggris, FC Twente Enschede menjadi destinasi pertama McClaren di luar Inggris. Ya, ia memang berkomitmen untuk going abroad ke luar Inggris untuk membangun kembali reputasinya. 

Berkat determinasinya untuk sukses, Twente berhasil ia bawa menjadi juara Eredivisie untuk pertama kali sepanjang sejarah klub, pada musim kedua ia menukangi tim. Kesuksesan tersebut menjadi batu pijakan awal kebangkitan dirinya dari kegagalan, yang mana setelah menukangi sejumlah klub setelah Twente ia berhasil kembali ke jajaran elit manajer yang ada di Liga Primer Inggris, kini bersama Newcastle United.

Dari kisah Steve McClaren tersebut, dapat kita lihat bahwa dalam bangkit dari kegagalan, kita dapat mencoba hal yang baru guna membangun kembali reputasi kita. Lihat kembali apa yang menyebabkan kita gagal, dan koreksi hal tersebut dalam tindakan yang kita ambil kedepannya. Jangan menyerah untuk mencapai hasil terbaik, determinasi sukses penting untuk dijaga agar kita dapat meraih hasilnya di kemudian hari.

See You On Top!

 

Agung Tyanto

Young On Top Campus Ambassador Batch 6

Universitas Indonesia

@aryhr

  




By : Ibnu Putrama Agung Tyanto

Posted on August 22, 2015 read:103

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter