Berani Menolak

Halo YOTers, pernah ga sih di saat kita ingin berubah ke arah yang lebih baik selalu saja ada hambatan?Apalagi hambatan itu berasal dari lingkunagn terdekat. Entah dari orang tua, kakak, adik, teman, maupun teman dekat (ehm). Pasti kalian pernah merasa dalm diri tuh seperti ini "Gue pengen berubah" Namun tidak lama kalimat tersebut dipatahkan oleh ajakan yang lain.

 

Misalnya bisa kita ambil contoh yang mudah dan memang umum terjadi. Misal ketika saya sedang ingin fokus untuk masa depan dan memperbaiki kesalahan saya agar tak terulang, seperti sedang ingin menyelesaikan semua tugas yang saya tunda-tunda sebelumnya (apakah itu tugas kampus atau tugas kegiatan non akademik) lalu kemudian selang beberapa menit ada teman SMA saya yang mengajak untuk meet up nanti sore. Saya pikir itu wajar apalagi teman saya datang jauh-jauh dari luar kota. Jadi saya juga ingin menyambutnya kembali dan merelakan waktu saya hanya untuk bertemu teman lama. Saya kerumah teman saya terlebih dahulu baru kemudian jika semua teman saya sudah datang, kami akan pergi sekedar mencari tempat yang cozy untuk nongkrong. Namun sayangnya sore itu hujan dan mau tidak mau harus menunggu hujan reda karena kami semua naik motor. Sayangnya lagi, hujan tak kunjung reda sampai malam.

 

Saya disini punya 2 pilihan, yang pertama adalah izin untuk pamit duluan supaya saya bisa menyelesaikan tugas-tugas yang melambai-lambai tapi saya akan mengecewakan teman-teman saya atau yang kedua adalah kamu tetap bersama temanmu bersenang-senang, temu kangen sampai larut malam dan tidak ada satupun tugas yang kamu colek.

 

Hidup itu pilihan YOTers, kita harus punya prinsip dalam hidup. Memang terkadang sulit untuk menolak ajakan terlebih lagi ajakan itu dari teman dekatmu sendiri. Kamu pasti jadi tidak enak. Tapi apa kamu mau mengorbankan semua tanggung jawabmu untuk bertemu teman? Banyak orang yang tidak bisa menolak. Merekalah yang tidak mempunyai prinsip dalam hidup. Mengikuti dan menuruti apa saja ajakan yang ada dan mengalir seperti air. So, jika air mengalir selalu ke tempat yang lebih rendah begitu juga dengan mereka.

 

Pikirkan masa depan kamu YOTers, sukses itu tidak didapat dari kenyamanan dan instan. Namun butuh perjuangan dan kerja keras. Termasuk me-manage waktu kita dengan baik. Masih banyak anak muda yang membuang-buang waktunya dan itu sangat disayangkan. Oiya, apakah YOTers tau apa yang dipilih saya pada saat dihadapkan 2 pilihan tersebut? Saya memilih untuk pamit duluan. Sedangkan mereka melanjutkan untuk pergi mencari makan. Andai kata saya menuruti ajakan mereka, saya akan keteteran dengan tanggung jawab saya dan sampai rumah dipastikan saya langsung tidur karena kelelahan. Walaupun saya ada rasa tidak enak menolak ajakan mereka. Mereka membujuk saya "Ayolah.... kapan lagi sih. Udah gede kan? bukan SMA lagi. Pulang malem lah sekali-sekali" dan ada juga "Oke sekarang cuekin dia aja, yuk cabut!" Ya, sakitnya tuh disini. Tapi saya harus. Jadi YOTers, semoga kejadian saya tersebut dapat menjadi contoh yaaa:) 

 

See U on TOP!

 

Eriska Nugrahani

Universitas Al Azhar Indonesia

Young On Top Campus Ambassador 

  




By : Eriska Nugrahani

Posted on November 21, 2014 read:112

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter