Bukan "tanpa tanda jasa"

Assalamu ‘Alaykum, Hai  YOTers, tahu nggak, kemarin diperingati sebagai hari apa? Yap! Hari Guru sekaligus hari ulang tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).  Hari yang diperingati untuk menghargai jasa pahlawan yang disebut-sebut tanpa tanda jasa.

Nah YOTers, sebenarnya saya kurang setuju tuh, sama pernyataan “tanpa tanda jasa”, apalagi buat guru yang udah pernah ngajar ribuan murid. Kenapa? Karena yang nggak ngasih “tanda jasa” kan pihak tertentu kepada pahlawan kita ini, yang sejalan juga dengan jabatan mereka yang tidak terlalu variatif tingkatannya, sehingga tak nampak pemberian tanda jasanya. Sedangkan tanda jasa yang mereka titipkan pada setiap murid yang telah dididiknya, adalah tanda yang terus membekas.

Tanda jasa dalam bentuk ilmu, pengalaman, ataupun nilai hidup yang selalu dibawa oleh murid-muridnya, pun setelah mereka tak lagi diajar oleh sang pahlawan. Setiap murid pasti punya sosok guru yang tak bisa dilupakan dalam hidupnya, yang memberikan banyak pengaruh positif bagi alur hidup si murid, yang nasehatnya terus dibawa bahkan setelah si murid tak lagi duduk di bangku sekolah. Itulah tanda jasa konkret yang dititipkan setiap guru sebagai pengabdian mereka pada dunia pendidikan, dunia yang menjanjikan pahala tanpa batas, jika dijalankan dengan penuh keikhlasan. Terima kasih Guru! Terima kasih orang tua kedua kami! Jasamu tak akan pernah tertelan zaman! J

Cheers,

Ana Ainul Syamsi S. – YOT CA Universitas Bakrie – @ainulsyamsiana

  




By : Ana Ainul

Posted on November 25, 2013 read:251

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter