Change To Be Better

Tahun 2014 sebentar lagi akan meninggalkan kita dan berganti dengan tahun  baru 2015 yang akan menyambut kita. Akan ada satu tahun kisah-kisah, moment-moment yang akan kita lalui di tahun depan. Akan ada lagi kebahagiaan, kesedihan, keharuan, kesengsaraan, kegembiraan dan berjuta rasa yang mewarnai hari-hari kita. But who knows what will the future hold? No one.

12 bulan / 365 hari terasa cepat. Setiap tahun biasanya orang-orang akan membuat resolusi tahun baru mengenai apa yang akan mereka lakukan atau apa yang akan mereka ubah dari hidupnya. Misalnya, “Di tahun baru, aku mau ke luar negeri!” atau “Aku mau jadi orang yang dermawan, tentunya aku harus jadi orang kaya dulu”. Itulah contoh umum resolusi tahun baru. But in the end of the year, they do nothing to reach their resolution(s). Entah apakah mereka gagal, atau malah mereka lupa..

Orang seperti itulah yang saya sebut MEREKA. Bukan KITA. Karena saya percaya bahwa orang yang sedang membaca artikel ini adalah orang-orang yang mempunyai tujuan dalam hidupnya. Kalianlah yang membuat resolusi menjadi kenyataan. Atau, jika kalian masih tergolong orang-orang seperti ‘mereka’, at least saya akan sharing sesuatu tentang pengalaman saya sehingga kalian akan menjadi golongan ‘kita’ hehe..

Pada setiap tahun baru, pasti akan selalu ada harapan-harapan dari tiap individu untuk berubah. Biasanya kita memikirkan terlebih dahulu apa keinginan kita pada satu tahun mendatang. Nah.. pada saat moment inilah kamu harus segera mencatat apa yang kamu inginkan di tahun baru nanti. Jangan hanya dipikirkan saja, karena kamu pasti akan lupa. Setelah keinginan-keinginanmu dicatat, coba deh dilihat kembali dan pikirkan di tiap-tiap keinginanmu itu, bagaimana cara mencapainya. Misal: “Saya ingin menjadi orang yang lebih easy going”. Nah, kamu pikirkan bagaimana caranya agar kamu bisa menjadi orang yang easy going. Bisa dengan cara talk less, listen more. Karena dengan cara tersebut, kamu jadi lebih open minded dan akan lebih easy going dengan orang-orang baru.

Biasanya juga nih… banyak juga orang yang walaupun sudah mencatat resolusi tahun baru, tapi tetap saja tidak ada hasilnya. Ada banyak faktor yang mempengaruhi ini. Bisa saja orang tersebut sudah melakukannya namun kemudian makin berada di pertengahan bulan, orang tersebut tidak melakukannya lagi. Bagaikan dalam sebuah hubungan sepasang kekasih… di awal hubungan masih so sweet, tapi makin kesini udah sama-sama jenuh. Nah kalau seperti ini, kita harus membuka kembali catatan kita. Ingat kembali tujuan awal kita melakukan ini sehingga kita kembali mempunyai purpose of life dan semangat baru. Jenuh memang wajar, semua orang pasti mengalami ini. Namun ada perbedaan kontras antara orang yang memang punya niat untuk berubah dan orang yang niatnya setengah-setengah. Orang yang punya niat dari awal untuk berubah, pasti mereka akan segera bangkit kembali dengan cepat. Sedangkan yang setengah-setengah, akan stuck disitu saja tidak ada perkembangan/perubahan baru apapun dari dirinya. It feels live a life like a robot. You don’t challenge yourself to be a better person or to be who you wanna be.

Pada tahun baru nanti, berjanjilah untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Hal ini tentunya bukan untuk saya, tapi untuk dirimu sendiri. Awal tahun baru nanti akan menjadi 'New Beginning' untukmu, saya, dan kita semua. Lupakan semua beban-beban masa lalu yang menjadi pikiran kita selama ini dan isi dengan semangat-semangat baru untuk bekerja lebih produktif, hidup lebih bahagia, dapat berkontribusi untuk orang di sekitar, dan menjadi orang baru yang lebih baik lagi! See U on TOP..

Eriska Nugrahani

Universitas Al Azhar Indonesia

Young On Top Campus Ambassador

  




By : Eriska Nugrahani

Posted on December 06, 2014 read:107

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter