Belajar Dari Kesalahan? Kuno!

Inilah tulisan saya yang saya posted di kaskus.us, komunitas online terbesar di Indonesia. Kebetulan saya diberikan forum oleh kaskus untuk bisa berkontribusi lewat pemikiran dan tulisan-tulisan saya, dengan harapan saya bisa mampu memberikan pengaruh positif buat ‘juragan2′ di kaskus.

“Belajar Dari Kesalahan? Kuno!” pun tanpa saya kira, masuk ke Hot Thread (beberapa tulisan dari ratusan atau bahkan ribuan tulisan di kaskus yang dibaca banyak orang dalam waktu yang singkat). Alhasil, dalam 2 hari berada di Hot Thread, tulisan saya ini dibaca hingga 55,000 orang. Dan saat ini, tulisan ini sudah dibaca lebih dari 80,000 dan dikomentari 2,700 kaskusers. Penasaran apa yang saya tulis? Silahkan dibaca…

“Belajar Dari Kesalahan? Kuno!” – By Billy Boen, Young On Top kanal (kaskus)

Dari dulu hingga detik ini, saya yakin Agan pasti pernah denger anjuran-anjuran yang bunyinya kira-kira seperti ini, “Belajarlah dari kesalahan supaya ke depannya tidak terulang lagi.”

Kalau menurut saya, anjuran ini sudah kuno! Tapi, bukan berarti anjuran ini sudah tidak pantas untuk didengar lagi. Loh koq? Karena anjuran ini masih tetap valid alias masih perlu untuk didengar dan dilaksanakan. Trus, kenapa dibilang kuno? Karena sesungguhnya anjuran ini bisa dibuat lebih relevan ke kehidupan jaman sekarang.

1. Sebaiknya, kita tidak hanya belajar dari kesalahan kita sendiri. Tapi kita juga harus belajar dari kesalahan orang lain. Kalau sudah tahu di depan kita ada lubang dan sudah ada orang di depan kita yang ketika berjalan jatuh di lubang tersebut, kenapa kita harus jalan dan terjatuh ke lubang yang sama? Dengan belajarin kesalahan orang lain, kita akan bisa sampai ke tempat tujuan lebih cepat (karena tidak harus terjatuh dulu)

2. Jangan hanya belajar dari kesalahan. Belajarlah juga jadi keberhasilan. Saya tipe orang yang ngga gampang puas. Motto profesionalisme saya “Keep challenging yourself, never be satisfied, and always perform beyond expectation”. Nah, apapun yang telah saya lakukan, selalu saya analisa. Banyak orang hanya belajar dari kesalahan, dan ketika dia sukses melakukan sesuatu, dia tidak pelajari karena dia sudah puas dengan apa yang dia raih. Kalau saya, susah untuk puas. Jadi seberapapun keberhasilan yang saya raih, selalu saya analisa. Tujuannya apa? Supaya lain kali, saya bisa melakukannya lebih baik lagi!

3. Nah, kalau sudah tahu bahwa sebaiknya kita tidak hanya belajar dari pengalaman diri sendiri, dan juga jangan hanya belajar dari kesalahan… kalau digabungkan, sebaiknya kita juga belajar selain dari kesalahan orang lain, juga dari keberhasilannya! Kalau kita hanya belajar dari kesalahan orang lain, kita hanya bisa memperbaikinya. Kalau kita bisa belajar dari keberhasilan orang lain, berarti kita memiliki chance untuk bisa lebih berhasil dari yang dicapai orang itu! Alangkah lebih baik kan?

Jadi singkat katanya, ayo mulai sekarang Agan: “Belajarlah dari kesalahan dan keberhasilan diri sendiri dan orang lain!”

See you ON TOP!

Billy Boen

CEO Jakarta International Management & Consulting
President Director Rolling Stone Cafe Jakarta
Host & Author Bestselling book “Young On Top”

Kalau ada yang mau ditanyakan langsung ke saya, silahkan tanya saya di www.billyboen.com

Follow saya di twitter: @billyboen untuk quotes2 inspiring & pemikiran2 saya ttg berbagai hal

Baca tulisan saya “Banggakan Kekurangan Agan!” di http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6137935

Baca tulisan saya “Hormat Pandang Bulu” di http://kickandy.com/friend/4/69/1989…t-Pandang-Bulu

  




By : Billy Boen

Posted on December 26, 2010 read:9,494

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter