Disupport, jangan loyo

Halo YOTers:D

YOTers pernah mengalami kegagalan dalam suatu pencapaian? Entah itu tidak mendapat kerja yang diinginkan, tidak mendapat universitas yang didambakan, tidak bisa meraih nilai yang ditargetkan atau apapun yang YOTers ingin raih namun gagal. Lalu, orang-orang disekeliling YOTers seperti Ayah & Ibu, Kakak, Adik, saudara, teman bahkan pacar men support YOTers dengan kalimat yang mainstream, sering sekali didengar.

“Gapapa, kamu udah usaha kok”

“Mungkin memang jalannya kamu ga di situ” OR

“Allah punya rencana lain, mungkin itu bukan yang terbaik untukmu”

Kira-kira kurang lebih seperti diatas lah kalimat support yang sering YOTers dengar. Bahkan kita sendiri juga suka melontarkan kalimat tersebut pada orang di sekeliling kita apabila mereka gagal dalam suatu pencapaian. YOTers pernah ga kalian mikir kalimat tersebut juga bisa membuat orang malas? Misal, dalam mengejar suatu target dibutuhkan usaha (pastinya juga do’a ya YOTers, tapi kita lagi ga ngomongin ini). Apalagi jika target tersebut memiliki banyak saingan atau rintangan. Tentunya perlu usaha MAKSIMAL untuk menggapainya. Bila kita gagal, berarti kita belum maksimal atau ada orang yang lebih maksimal daripada kita YOTers! Ingat kata-kata ini “nothing is impossible

Seorang anak petani, pernah tinggal kelas dan Drop Out dari Universitasnya sekarang menjabat sebagai Menteri BUMN, yaitu Dahlan Iskan.

Seorang JK Rowling yang dulunya dikategorikan sebagai pihak yang menerima santunan orang miskin dari pemerintah Iggris, naskah yang ditolak berkali-kali dari penerbit sekarang menjadi penulis ternama dunia.

Di dunia ini ga ada yang ga mungkin YOTers. Jadi bukan karena pencapaian itu bukan yang terbaik untuk kita, melainkan usaha kita lah yang masih kalah dari pesaing kita. Gimana kalau pesaing kita memang dari kemampuan sudah lebih unggul dari kita? Misalnya lebih pintar, lebih berpengalaman, lebih… lebih… dan lebih. Disinilah kita harus GO EXTRA MILE! Yang penting kita usaha dulu secara maksimal. Saya juga percaya YOTers bahwa pada akhirnya hanya kehendak Allah lah yang akan mengatur berhasil atau tidaknya kita dalam sebuah pencapaian. Pasti YOTers bingung haha..

Iya, saya percaya bahwa ada kuasa Allah yang bermain juga. Tapi YOTers coba kita bayangkan semisal ada si A dan si B yang sama-sama gagal dalam ujian seleksi masuk PTN. Mereka berdua ingin masuk UI. Kemudian orang disekitar si A dan B memberikan support “Yasudahlah gapapa, mungkin memang itu bukan yang terbaik. Manusia kan Cuma bisa memilih. Tapi Allah lah yang menentukan” Kemudian si A dan B mencoba lagi lewat jalur simak. Nah.. bedanya si A sudah memiliki mindset “Kali ini harus bisa tembus simak. Kalo tetep ga keterima ya mungkin ini bukan yang terbaik.” Jadi usahanya sudah berkurang karena mindset tersebut. Sedangkan si B tetap berusaha dan malah lebih giat. Dan alhasil si A gagal dan si B tembus.

Diatas hanya memang perumpamaan, tapi pasti banyak yang mengalami pada situasi tersebut. Jadi berusahalah dalam menggapai sebuah impian atau target. Ingat, akan selalu ada rintangan. Contohnya kalimat support diatas yang bisa mengecohkan kita. Tapi kalimat tersebut memang benar karena semua terserah pada Allah. Hanya kitalah yang harus cermat dalam menyikapinya YOTers;)

See U on Top!

 

Eriska Nugrahani | @eriskong

Universitas Al Azhar Indonesia

Young On Top Campus Ambassador

 

  




By : Eriska Nugrahani

Posted on August 22, 2014 read:122

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter