First Time in Korea (Part II)

First Time in Korea

(Part II)

 

             Sudah baca artikel saya sebelumnya “First Time in Korea (Part I)”? Kali ini saya akan menceritakan bagimana perjalanan daya disana. Hari pertama saya tiba di Korea, lebih tepatnya di Busan, pukul 08.00. Urus segala hal di bandara, akhirnya saya keluar bandara pukul 09.00. Setelah itu saya dan senior saya yang menjemput saya langsung pergi ke penginapan. Sesampainya di penginapan, saya dikenalkan dengan salah satu teman senior saya tersebut yang kebetulan juga menginap di tempat tersebut untuk beberapa minggu kedepan. Karena senior saya ini ada kegiatan lain, jadi saya bermain dengan teman senior saya. Sebut saja namanya ka Indah. Hehe…

            Ka Indah sangat baik mau menemani saya berkeliling sekitar penginapan dan menunjukkan tempat-tempat wisata yang ada di Busan. Pukul 11.00 kami keluar penginapan dan pergi menuju salah satu tempat wisata, yaitu makam raja terdahulu atau biasa disebut dengan Suro. Tidak perlu naik kendaraan untuk mencapai tempat ini karena tempat ini sangat dekat dengan penginapan. Tempatnya sangat bagus untuk dijadikan beckground foto. Hihihi…

Setelah puas mengabadikan momen di Suro ini, kami melanjutkan perjalanan (jalan kaki) ke Museum Folk Gimhae (salah satu museum sejarah). Namun, museum sejarah yang ini tidak terlalu besar dan tidak banyak pengunjung (mungkin karena terlalu biasa) serta biaya masuknya pun Gratis. Bagi saya dan ka indah, tempat ini luar  biasa. Saya bisa melihat langsung barang-barang kuno yang selama ini hanya dapat saya lihat di drama kerajaan Korea. Hehe…

Setelah cukup puas mengabadikan momen di museum ini, ka Indah mengajak saya makan di salah satu restoran turki yang tentunya restoran halal di Busan. Dikarenakan pada waktu itu adalah hari Jumat, jadi banyak para laki-laki muslim yang sholat di mushola dekat penginapan kami. Salah satunya adalah abangnya ka Indah. Jadi, ternyata ka Indah dan abangnya sudah tinggal di Korea beberapa tahun. Saya dan ka Indah menunggu abangnya ka Indah  di restoran tersebut. Karena ka Indah ga tau mau pesan apa dan tidak bisa bicara Bahasa Korea. Sedangkan abangnya ka indah, sangat fasih berbiacara Bahasa Korea. Sebenarnya tidak hanya itu sih alasan kami menunggu abangnya ka indah. Tetapi supaya ada yang bayarin makan kami katanya. Hihihi… Setelah abangnya ka Indah datang, abangnya ka Indah langsung bertanya kami mau pesan apa. Dan saya pilih salah satu makanan yang aneh menurut saya (walaupun semuanya terlihat aneh). Namun, saya tidak sanggup untuk menghabiskannya karena porsinya sangat banyak sekali. Walaupun saya sedang dalam keadaan laper, tapi tidak sanggup juga mengahbiskan porsi sebanyak itu. Apalagi abangnya ka Indah tidak hanya pesen satu jenis menu, tapi 2 jenis menu untuk masing-masing kami. Katanya biar saya bisa cobain keduanya. Yang namanya cewek sih ga akan sanggup menghabiskan sebanyak itu. Akhirnya kami minta bungkus aja deh sisanya. Hehe… Setelah makan siang, saya dan ka Indah memutuskan untuk kembali ke penginapan untuk sholat dan istirahat sebentar.

            Pada sore harinya, setelah sholat asar, ka Indah mengajak saya untuk pergi ke Busan Tower sekalian cari oleh oleh. Hihi… Untuk dapat sampai ke Tower Busan, kami menggunakan bus umum. Sesampainya di Busan Tower, ka Indah mengajak saya untuk naik ke atas (dalam tower). Dikarenakan pada waktu itu adalah musim panas, jadi kami mau mengabadikan momen (foto) pun agak susah karena selalu backlight. Tapi tidak apa-apa. Bersyukur saya bisa melihat langsung kota Busan dari dalam sini. Setelah cukup puas berkeliling dan melihat-lihat Busan dari atas Tower ini, kami pun turun. Dan ternyata ada banyak aksesoris khas Korea yang dijual dalam tower ini (lantai bawah). Karena banyak titipan dari Indonesia, jadi saya cicil dulu untuk beli oleh-olehnya. Hehe… Setelah itu, kami pun keluar dan mengabadikan momen di area gembok cinta. Sungguh luar biasa. Akhirnya bisa melihat dan menyentuh gembok cinta secara langsung yang selama ini hanya bisa saya lihat dari televisi saja. Hahaha…

            Setelah puas berkeliling dan mengabadikan momen di Area Tower Busan, kami pun memutuskan untuk kembali  ke penginapan. Tetapi tidak hanya berhenti disini perjalanan kami. Ka Indah mengambil rute lain agar saya bisa sekalian melihat aktifitas di lorong Area Tower Busan. Bagi orang yang tidak tahan melihat barang atau punya banyak uang, mungkin akan membeli semua yang dijual di lorong ini. Subhanallah… Di tengah perjalanan menuju halte bis, ka Indah mengajak saya untuk pijet refleksi di kursi khusus. Jadi, disini ada kursi pijet gitu, yang bisa digunain oleh siapa saja. Hanya dengan memasukkan uang 1.000 won kita sudah bisa menikmati pijetan dari kursi ini. Lumayan, pegel-pegel sedikit menghilang. Hehehe…

            Setelah sampai di halte bus, kami tidak perlu menunggu lama karena bus yang kami inginkan langsung datang. Sesampainya di penginapan, ka Indah langsung sholat. Kebetulan saya sedang tidak sholat, jadi saya santai saja. Hehe… Setelah itu, ka Indah mengajak saya untuk makan di luar, tetapi masakan Indonesia. Ternyata disini ada orang Indonesia yang buka rumah makan. Menunya adalah menu khas Indonesia banget “bakso”. Berhubung karena saya tidak terlalu laper dan sudah bosan juga dengan bakso, jadi saya memilih untuk hanya menemani ka Indah makan. Namun, saya berkesempatan untuk dapat mencicipi Kimchi asli Korea yang disediakan langsung oleh penjualnya. Dan itu Free loh. Hehe… Rasanya sangat lezat. Ternyata kimchi asli Korea sangat beda dengan Kimchi buatan Indonesia. Setelah ka Indah selesai makan, kami pun kembali ke penginapan dan langsung tidur. Karena keesokan harinya saya harus pergi ke Daejon untuk menghadiri acara Conference (merupakan tujuan utama saya ke Korea).

            Sungguh pengalaman satu hari di hari pertama tiba di Korea yang sangat berkesan dan tidak terlupan. Untuk cerita selanjutnya, ditunggu ya teman-teman. Semoga dapat menginspirasi J

 

Qonitah Azzahra

Gizi-FKM Universitas Indonesia

  




By : Qonitah Azzahra

Posted on October 23, 2015 read:75

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter