First YOTMM Batch 6!

Halo!

Kangen juga nulis di sini. Udah sekitar 3 bulan ga nulis, karena saya juga masih belajar nulis, dan rasanya energi untuk nulis agak habis saya keluarin buat kerjaan magang.

Anyway, akhirnya mulai juga : Young On Top Campus Ambassador Mentorship Program Batch 6. Minggu (1/8) kemarin, kami mulai di Monthly Meeting pertama, yang bertema : “All about YOT, Integrity, and Commitment”. Nah, di tulisan ini saya mau cerita jalannya MM kemarin. Semoga menarik ya! Hehe.

Seperti biasa, MM dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya. Mas Billy bercerita, ternyata nyanyi lagu Indonesia Raya harus dalam sikap siap (kalau tidak ada bendera) atau hormat (kalau ada bendera). Simpel, tapi dapet pelajaran baru lagi :D

Selanjutnya, berturut-turut semua mentor memperkenalkan diri, dan memberikan pesan-pesannya kepada seluruh CA. Senangnya, hari ini mentor lengkap!

-          Bang Jo bercerita bahwa ia adalah YOTCA Batch 1 yang diwawancarai pertama kali, dan mengikuti program ini selama 2 tahun. Bang Jo juga mengingatkan bahwa bangku yang sekarang kami duduki diinginkan oleh banyak orang, dan jangan pernah sia-siakan kesempatan untuk belajar banyak sebagai YOTCA.

-          Mas Ricky bercerita kegelisahannya tentang susahnya mencari TOP TALENT dari freshgrad. Banyak anak muda yang sangat potensial tapi dirasa tidak berkembang seperti seharusnya selama kuliah. Menarik juga, dengan filosofi potong rambutnya, bahwa setiap tukang potong rambut terhebat pun pasti butuh orang lain untuk mencukur rambutnya. Sharing dari Mas Ricky ditutup dengan mengajak kita semua percaya bahwa ada masa depan gemilang yang akan kita raih di depan sana.

-          Mas Anggia, seperti biasa, mengajak kita untuk hidup sehat, karena sesukses apapun kita, kalau badan kita sudah drop, kesuksesan itu bisa hilang begitu saja. Menjaga kesehatan adalah salah satu bentuk kepedulian kita yang besar terhadap diri sendiri. Kalau mau peduli sama orang lain, sebaiknya diri sendiri diselesaikan terlebih dahulu. Mas Anggia juga menekankan pentingnya apresiasi untuk kebaikan sekecil apapun. Sebagai contoh, seorang CA, Buhat, diberikan apresiasi karena dilihat oleh Mas Anggia sudah mulai melakukan exercise.

-          Mas Gunawan menekankan agar kami semua CA agar selalu ada perkembangan di setiap harinya. Dengan adanya berbagai improvement dari batch-batch sebelumnya, batch 6 harus lebih baik lagi. Kita juga harus meningkatkan awareness untuk belajar dari hal-hal sekecil apapun, agar punya mindset belajar yang kuat. Selain itu, belajar di sini juga bukan hanya kami dari mentor, melainkan mentor dari kami, dan terutama kami harus selalu learn from each other.

-          Mas Taufan dengan singkat namun padat menjelaskan bahwa kita harus terus melatih mental dengan kuat agar bisa menghadapi tantangan apapun di masa depan. Berbicara mengenai tantangan, ada satu hal yang sangat penting yang harus kita raih namun masih banyak dilupakan, yaitu social capital, yang meliputi trust, network, dan pranata sosial. Mentorship, kita harus berusaha mendapatkan semua itu.

-          Mas Didip banyak memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan CA, terkait mimpi dan motivasi masing-masing. Satu hal yang sangat berkesan adalah perkataannya tentang bekerja sepenuh hati. Apa yang kita lakukan di dunia, dengan segala aktivitas kita, harus kita kerjakan dengan sepenuh hati, dengan cinta.

-          Mba Maya berkata bahwa kami bisa belajar banyak dari semua mentor, dengan keberagaman latar belakang yang dimiliki mentor, dengan attitude yang baik tentunya. Komunikasi harus lancar, karena mentorship adalah salah satu cara belajar paling cepat yang bisa kita lakukan. Kita harus sadar untuk memberikan yang terbaik, agar waktu yang diluangkan mentor dengan gratis tak akan sia-sia.

-          Kak Eva dengan unik menceritakan pengalamannya sebagai YOTCA, dan mengatakan bahwa anak muda sekarang banyak terlena dengan kata passion. Selagi masih muda, jangan mudah mengatakan “ini bukan passion saya, saya tidak mau melakukan ini”. Coba banyak hal, temukan yang benar-benar ingin dilakukan. Seperti halnya Kak Eva yang awalnya merasa tidak terlalu passionate terhadap bidangnya, namun tetap bisa menjadi mahasiswa berprestasi, dan lulus dengan hasil terbaik. Tentu dengan tetap mengembangkan hal-hal yang dianggapnya menjadi passion-nya.

-          Kak Sirly, juga sebagai salah satu YOTCA yang menjadi mentor, langsung membuka sesinya dengan “disini, kita harus walk the talk”. Komitmen adalah hal utama, dan diiringi dengan integritas tinggi. Dalam program, jangan menunggu diam, tapi ambil kesempatan untuk maju dengan belajar sebanyak-banyaknya dari mentor. Sedikit ceritanya tentang pengalaman jadi YOTCA dan bagaimana angkatan-angkatan sebelumnya telah berkembang banyak juga menambah inspirasi.

-          Mba Dini, bercerita tentang awalnya merasa tidak begitu tertarik saat membantu Mas Billy untuk program ini. Namun seiring berjalannya waktu, mengikuti program, dan melihat antusiasme para YOTCA terdahulu, Mba Dini menjadi tersentuh, akan semangat belajar anak muda. Dari sana Mba Dini bertekad terus membantu, dan memastikan akan menggembleng kami, karena kepeduliannya.

-          Mas Billy, menutup sesi mentor dengan bercerita panjang tentang awal lahirnya Young On Top. Dari ajakan menulis buku, yang dirasanya akan keren, lalu mendapat email dari seorang anak dari Medan, yang mengubah segalanya. Sejak itu YOT dibangun untuk membantu seluruh anak muda Indonesia untuk sukses. Mas Billy juga masuk ke materi Integritas (walk the talk) dan Komitmen (finish what you started). Di akhir, Mas Billy mengajak untuk bergerak bersama, jika kita sudah percaya dengan visi dan nilai dari YOT.

Beberapa catatan dari Mas Billy, pengumuman Key Positions, dan foto bersama, menutup rangkaian MM YOTCA Batch 6 pertama. Ga sabar untuk MM selanjutnya. Semoga kami jadi tim yang kuat setahun ke depan. Amin!

Semoga bermanfaat,
See you on TOP!

Teuku Yuza Mulia
Young On Top Campus Ambassador
Universitas Indonesia

yuzamulia.wordpress.com | @yuzamulia

  




By : Yuza Mulia

Posted on August 02, 2015 read:417

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter