Is February all about Love?

 

Awal Februari 2015 lalu, ketika melihat-lihat linimasa Twitter, saya menemukan sebuah postingan yang menyebut February is all about love. Awalnya saya tak tahu mengapa Februari penuh dengan cinta? Usut punya usut, postingan tersebut dipengaruhi oleh adanya hari Valentine di bulan Februari.

Yap, mungkin banyak orang mengidentifikasi bahwa kalau berbicara tentang Februari, pasti berbicara pula ihwal percintaan, karena ada Valentine’s Day itu tadi. Tapi, apakah benar Februari penuh cinta bagi kita semua? Apakah Februari di tahun-tahun sebelumnya terasa banget “Cintanya” bagi kita? Not really, for somebody.

Adanya Hari Valentine itu memberi kesan bahwa harusnya Februari dijadikan sebagai hari cinta bagi semua orang, meski definisi cinta yang dimaksud begitu sempit; hanya untuk kekasih hati belaka. Lebih dari itu, Februari memiliki daya pikat yang luar biasa bagi para “Pecinta” di jagad raya, karena mereka menganggap bulan ini adalah bulan penuh keindahan.

Namun, benarkah kita hanya dianjurkan memberi dan menyebar cinta di bulan kedua dalam hitungan tahun Masehi ini? jelas tidak. Harusnya, setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap hari, dan setiap bulan menjadi waktu yang baik untuk membahas tentang cinta. Saya yakin semua orang tak mau satu haripun hidup tanpa mencinta dan dicinta, benarkan?

Bisa dibayangkan ketika semua orang sadar bahwa setiap hari adalah “Hari Cinta”, mungkin bisa meminimalisasi (tak bisa dihilangkan) tawuran, konflik antarkelas, dan berbagai masalah yang dilatarbelakangi oleh ketidakcintaan seseorang terhadap yang lainnya. Begitu pentingnya cinta sampai semua orang tak bisa hidup tanpa cinta.

Tetapi, yang perlu digarisbawahi adalah, cinta memiliki makna yang jauh lebih luas dari samudra. Cinta begitu universal, tak hanya berbicara hubungan kita dengan kekasih kita, hubungan kita dengan keluarga, dan sebagainya, bahkan cinta dapat menyentuh ranah hubungan kita dengan tubuh kita sendiri. Meski kelak Februari sudah berganti Maret, dan seterusnya, semoga cinta tetap berkobar layaknya api yang bertemu minyak tanah. Mari bercinta

Ahmad Zulfiyan, YOTCA Batch 5 UNJ

Twitter @azulfiyan

  




By : Ahmad Zulfiyan

Posted on February 02, 2015 read:109

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter