Kajian Sembarangan "Kebiasaan"

Sudah berapa kali kalian datang ke seminar motivasi untuk merubah kebiasaan kalian YOTers? atau mungkin ada yang beum pernah? kalau datang untuk menambah insight itu gak apa apa, tapi jika kalian mengharapkan sekali datang seminar dapat langsung mengubah kebiasaan kalian, coba dipikir pikir lagi.

Kebiasaan itu hal yang fundamental di diri kita, jika kita kekurangan semangat biasanya kebiasaan akan menyisir hal tersebut, bagaimana jika kita tidak memiliki kebiasaan? bagaimana kita tahu bahwa kebiasaan itu ada? apa itu kebiasaan? siapa kebiasaan? sebelum mulai ngawur, ada baiknya saya jelaskan beberapa hal, saya bukan ahil dibidang ini tapi saya tentunya akan membagikan apa yang menurut saya itu penting untuk kita ketahui, kemampuan otak kita adalah menangkap pola dari suatu hal, hal-hal ini biasanya abstrak namun semoga pola ini berguna.

Menurut ahli sosiologi Pierre Bourdieu dia menjelaskan bagaimana kebiasaan yang nantinya akan membentuk kita dalam hidup bermsyarakat. Dalam benak Bourdieu kebiasaan disebutnya Habitus, Habitus adalah struktur personal seseorang meliputi gaya hidup,cara berfikir dan nilai-nilai akan suatu hal. Perlu diketahui bahwa Habitus akan menentukan seseorang kedepannya, Habitus tentunya didorong oleh beberapa faktor Kapital seperti Kapital Ekonomi, Kapital Budaya, Kapital Sosial. 

Bagaimana Kapital tersebut mempengaruhi Habitus yang nantinya akan menjelaskan bahwa kepintaran bukan berdasarkan dari gen, melainkan Habitus itu sendiri? Bayangkan kita adalah anak adopsi, Ayah dan Ibu kita orang biasa saja, kita di adopsi oleh Keluarga Musisi, dengan Kapital Ekonomi yang kuat dari kecil kita diperkenalkan musik, kita belajar dan akhirnya menguasai beberapa alat musik, dengan sendirinya kebiasaan itu membentuk kita yang mahir bermain musik, lalu Kapital Sosial yang muncul kita bersekolah di tempat yang bagus berteman dengan teman yang sebaya dan satu kelas sosial, kita menjadi hebat bermusik berteman dengan orang yang sepemahaman dengan musik, Kapital Budaya yang kita dapat adalah kita berpendidikan di tempat yang lebih baik memperoleh status yang lebih tinggi lagi karena keluarga kita, karena Kapital Ekonomi keluarga musisi tersebut kita memperoleh Kapital Sosial dan Kapital Budaya perilaku kita akhirnya mencerminkan keluarga tersebut, hanya dengan dasar Habitus dari keluarga kita dapat mengembangkan diri kita dengan sebaik-baiknya didorong dengan kapital yang ada.

Dari penjelasan tersebut, semoga kita sadar bahwa kebiasaan adalah hal yang fundamental bagi diri kita kedepanya dan jangan pernah menyalahkan orang tua kita karena kekurangan, melainkan bentuklah kebiasaan kita pasti ada cara untuk memperoleh Kapital Ekonomiyang kuat, supaya kita dapat masuk ke Field, yaitu ruang luas masyarakat kita.

  




By : Kelvin Stanley

Posted on October 23, 2015 read:79

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter