Keyakinan! Gifted Hands

Dear YOters,

Saya ingin sharing tentang sebuah film inspiratif yang kemarin saya tonton di TV. Film tersebut berjudul Gifted Hands.

Film itu bercerita tentang seorang anak kulit hitam bernama Benjamin yang sukses menjadi seorang dokter bedah otak pertama di dunia yang berhasil melakukan operasi kembar siam dempet kepala dengan kedua pasien selamat.

Benjamin atau Beni saat sekolah dijuluki sebagai anak Bodoh. Dia satu-satunya murid kulit hitam disekolah tersebut. Ujiannya pun selalu salah 25 dari 25 soal (tidak ada yang benar). Karena label tersebut dia meyakini bahwa dia memanglah anak yang bodoh.

Ibunya adalah single parent. Ibunya selalu meyakinkan dirinya bahwa dia adalah anak yang sangat luar biasa pandai, hanya saja dia belum menunjukkan kepandaiannya. Ibunya selalu memberikannya keyakinan itu setiap hari.

Hal tersebut membuat Beni termotivasi untuk terus belajar. Ibunya mendidik Beni dengan keras dan disiplin. Beni harus menghafal tabel perkalian dalam dua minggu. Membaca 2 buku dalam satu minggu dan menulis laporannya untuk dibacakan pada ibunya.

Pada suatu hari, ibunya sedang dirundung masalah. Iya datang ke sebuah rumah sakit psikiater. Ia menceritakan bahwa dia menikah sangat muda di usia 13 tahun, Ia ditinggalkan oleh suaminya yang memilih menikah lg dengan orang lain. Dia tidak bisa membaca maupun menulis. Namun dia tak pernah mengatakan pada anak-anaknya karena dia ingin terlihat bahwa dia pintar dan ingin anaknya harus jauh lebih pintar darinya.

Beni akhirnya meraih prestasi dengan menjadi lulusan terbaik dan masuk jurusan kedokteran di salah satu universitas terbaik dengan beasiswa.

Ibunya diam-diam mulai belajar membaca, diajari oleh majikannya, seorang profesor yang gemar membaca buku.

Suatu saat Beni terhambat disalah satu mata kuliah yang menurutnya sangaat sulit. Dia terancam tidak dapat lulus dan beasiswanya ditarik. Dia memutar otak mencari cara. Dia sangat kuat dalam membaca dan menghafal, maka hal itu yang dia lakukan. Dia menghafalkan soal!

Semalam sebelum ujian dia tertidur, dia bermimpi dosennya menulis sebuah materi di papan kuliah dan dia diminta maju untuk menyelesaikan soal tersebut. Dia menoleh kepada tumpukan buku di meja untuk mencari jawaban tetapi buku itu menghilang. Dia melihat ibunya duduk di sudut ruangan dan berkata "Kamu tidak memerlukan buku, karena kamu memiliki dunia. Dan duniamu ada disini (menunjuk kepala). Semua yang kamu butuhkan ada disini (menunjuk kepala)". Beni terbangun ternyata dia mepet terlambat. Dia berlari dan hampir saja terlambat ujian. Saat dibukanya lembar ujian, soal yang ada di ujian tersebut sama persis dengan soal yang ada di papan dalam mimpinya.

Dan akhirnya beni menjadi lulusan terbaik dan dia mendapatkan nilai A pada mata kuliah yang dianggapnya sulit tersebut.

Suatu saat, ada seorang suami istri dari Jerman yang melahirkan anak kembar siam dempet kepala. Mereka meminta tolong kepada rumah sakit tmpt Beni bekerja yg notabene RS terbaik utk membantunya.

Awalnya Beni tidak berani mengambil pekerjaan itu. Karena dalam sejarah operasi dempet kepala tidak pernah berhasil karena pasien keburu mati kehabisan darah sebelum operasi selesai.

Namun, ibu Beni meyakinkannya, ia meyakinkan bahwa ia mampu dan dia memiliki semua yang dia butuhkan dikepalanya. Hanya dikepalanya, dalam otaknya. Hal itu membuat Beni mendapat inspirasi metode yang tepat. Beni pun berhasil menjadi dokter bedah otak pertama yang menyelamatkan pasien dempet kepala.

 

by :

Lisa Amalia A R
YOTCA batch 6 - Politeknik Keuangan Negara STAN 

  




By : LISA AMALIA ARTISTRY RAMADHANI

Posted on September 14, 2015 read:100

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter