MULAI DARI HAL KECIL

 

Banyak orang berpikir bagaimana merubah dunia ini. Hanya sedikit yang berpikir bagaimana mengubah diri sendiri – Leo Tolstoy

Maksud ucapan Tolstoy di atas bukannya mengharamkan sebuah keinginan untuk mengubah dunia. Tolstoy mengingatkan kita bahwa masih banyak yang perlu dikoreksi dari diri sendiri sebelum menuju ke fase berikutnya, fokus kepada yang lebih besar.

Terkadang, kita lebih terpaku pada sesuatu yang terlihat jelas, sesuatu yang besar dan muluk. Namun, kita sering melupakan hal-hal kecil yang sebenarnya tak kalah penting, bahkan lebih penting. Kita ingin menjadi penolong masyarakat miskin di luar sana, padahal banyak tetangga kita yang masih membutuhkan bantuan kita, misalnya.

Begitupula, ketika sebuah manusia lain membuat kesalahan, kita dengan tanpa dosa mencaci maki dengan berbagai serapah penyayat hati. Padahal kita tak lebih baik dari orang yang baru saja kita maki itu.

In this case, refleksi amatlah penting. Sebelum memulai sesuatu yang muluk, mencari hal-hal kecil yang layak dan prioritas untuk dilakukan merupakan jalan yang baik. Terkadang, banyak hal kecil yang terlupakan karena kita fokus kepada hal-hal yang besar.

Tak salah, memang, fokus kepada hal yang besar. Namun, ketika “si kecil” juga merupakan hal penting, bukankah sebaiknya kita fokus lebih dulu kepadanya?

Menjadi besar adalah cita-cita kebanyakan orang. Ini cita-cita luhur karena dengan menjadi besar, kesempatan kita untuk berkontribusi juga semakin besar. Namun, alangkah baiknya jika sesuatu yang besar dimulai dari yang terkecil. Apakah kita pernah melihat sebuah bangunan dibuat atapnya lebih dulu? Paling awal adalah membuat fondasinya.

Begitupula dengan case yang saya bahas di artikel ini. Hal-hal kecil bisa menjadi sebuah fondasi bagi kita untuk melakukan hal-hal yang lebih besar.

Dengan begitu, kita akan menjadi orang yang selalu peka terhadapa sesuatu hal, meskipun itu kecil. bukan hanya bisa melihat hal-hal besar, yang terkadang membuat kita ciut nyali karena merasa lebih kecil dari sesuatu tersebut.

Ahmad ZULFIYAN, YOT Campus Ambassador Batch 5, Universitas Negeri Jakarta

  




By : Ahmad Zulfiyan

Posted on October 06, 2014 read:125

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter