Korea Utara berbahaya?

Hai YOTers!
 

YOTers tau kan nuklir? Pada kali ini saya mau share tentang sedikit pengetahuan saya yang mungkin bisa menjadi informasi untuk YOTers. Berhubung saya belajar HI, jadi saya mencoba mengajak YOTers untuk ke luar negeri (maksudnya membahas luar negeri) wkwk..

 

Saya ga akan bahas nuklir itu apa pembuatannya bagaimana dan kandungan nuklir itu apa saja karena itu bukan bidang saya. Saya akan membahas Negara-negara yang memiliki tenaga nuklir. Mungkin sedikit juga menyinggung teori.

 

Yang perlu diluruskan disini adalah ini hanya opini. Nuklir bagaikan bom waktu, mempunyai kelebihan dan kerugian. Bisa menjadi sumber tenaga baru dan menjadi ancaman bagi peradaban manusia. Kalau kita melihat kebelakang pada tahun 1945 dimana kota Hiroshima dan Nagasaki di bom oleh AS, disitulah dikenalkannya nuklir. Sampai saat ini, jumlah nuklir terus bertambah walaupun ada pembatasan dan ada perjanjian antar Negara terkait nuklir ini. Di dunia ini, ada beberapa Negara yang memiliki otoritas untuk memiliki nuklir. Singkatnya, Korea Utara adalah salah satu dari beberapa Negara di dunia yang memiliki nuklir. Dan akibatnya, mendapat kecaman keras dari AS. Tapi di sisi lain, ada satu Negara yang memiliki tingkat hulu ledak yang jumlahnya lebih banyak dan jika dibandingkan dengan Korea Utara, sangat timpang. Maksudnya jumlah hulu ledak nuklir Korea Utara bukan apa-apa dibandingkan dengan Negara ini. Adakah yang tahu Negara mana itu YOTers? Israel. Dan dikaitkan dengan teori konstruktivis, dimana dunia social merupakan suatu kontruksi manusia. *bisa cari tahu di google dengan sumber yang terpercaya.

 

Jadi dengan kata lain, Negara yang dikatakan sebagai Negara yang tidak berbahaya justru faktanya memiliki tingkat ancaman yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan Negara yang ‘katanya’ merupakan sebuah ancaman dunia ini. AS, mengkonstruksi dunia social sehingga masyarakat internasional beranggapan bahwa Negara berbahaya adalah Korea Utara, padahal sebenarnya ada Negara lain yang sangat amat jauh lebih berbahaya. Dan memang keadaannya, masyarakat internasional menjadi mempresepsikan Korea Utara sebagai ancaman. Dengan didukungnya peran media pula yang semakin besar.

 

So YOTers, yang ingin disampaikan disini adalah jangan pernah menilai atau mempresepsikan sesuatu dengan satu pandangan saja. Dan jangan pernah langsung menyerap informasi dari media. Karena tidak jarang bahwa media memberikan berita yang tidak objektif, kadang berpihak berdasarkan kepentingan. Nilailah sesuatu dari berbagai sudut pandang, dengan begitu kita akan lebih open minded.

  




By : Eriska Nugrahani

Posted on October 24, 2015 read:84

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter