Kriminologi yang Sering Dijumpai di TV

Sobat YOTers, apa kabarnya? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan bersemangat yaa :) Saya ingin sharing mengenai salah satu sisi unik dari jurusan yang saya ambil di UI saat ini, yaitu Kriminologi.  Seiring dengan banyaknya orang-orang baru yang saya temui, tentu semakin beragam pula interaksi yang saya dapatkan dengan orang-orang baru tersebut. Salah satu hal menarik yang kerap kali ada dalam pembicaraan saya dengan orang-orang baru adalah mengenai jurusan yang saya ambil, Kriminologi. Beragam respons unik saya dapatkan, mulai dari menanyakan apakah kriminologi belajar sebagaimana detektif melakukan pekerjaannya, apakah kriminologi mempelajari tentang psikologis pelaku kejahatan sebagaimana yang ada di serial TV.

Beragam reaksi tersebut jujur membuat saya terkadang membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Karena, reaksi tersebut tidak ubahnya seperti pertanyaan-pertanyaan mahasiswa-mahasiswi baru Kriminologi kepada para seniornya. Namun, terlepas dari hal itu, sesungguhnya Kriminologi cukup erat dan juga dapat dibilang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Saya ingin mengambil contoh mudah, pernahkah sobat YOTers melihat berita-berita di televisi mengenai kejahatan? Yap, kriminologi banyak muncul di sini, melalui para dosennya. Pernahkah YOTers berpikir berapa banyak berita-berita mengenai kejahatan di televisi-televisi Indonesia? Tentunya banyak sekali ya, dan inilah yang menjadi satu sebab banyaknya dosen kriminologi yang tampil di televisi memberikan pandangannya mengenai suatu fenomena kejahatan. Masih banyak lagi dosen kriminologi yang pernah tampil di televisi, atau setidaknya media cetak dan online. Bahkan, bisa dibilang hampir tidak ada dosen kriminologi UI yang tidak pernah dikutip pendapatnya di media online, cetak, atau televisi. Mungkin next time saya akan share lebih jauh mengenai dosen-dosen Kriminologi UI yang tampil di layar kaca untuk mengungkapkan pendapatnya tentang fenomena kejahatan :)

Sebut saja saat maraknya kasus prostitusi online. Salah satu dosen saya di mata kuliah kejahatan transnasional turut menjadi narasumber dalam suatu acara talkshow. Beliau memberikan pandangan yang mana sangat berguna bagi masyarakat mengenai seluk beluk prostistusi online. Adapun salah satu yang paling saya ingat adalah tampilnya dosen saya saat tayangan langsung ulasan eksekusi mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.  Belum lagi jika YOTers sering menyimak berita-berita flash tentang kejahatan, pendapat dari narasumber juga seringkali hadir. Yap, mereka adalah para dosen kriminologi UI yang melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas, termasuk mengajar kelas saya.

Jadi, meskipun jurusan saya terbilang tidak banyak diketahui di masyarakat, akan tetapi saya tetap bangga. Hal ini karena berkat pandangan-pandangan dari para dosen kriminologi terkait fenomena kejahatan di Indonesia, hal ini menjadi suatu hal yang mencerahkan dan dapat memberikan penjelasan atas terjadinya fenomena kejahatan di Indonesia, baik dari sisi pelaku, korban, kejahatan, ataupun reaksi sosial masyarakat terhadap kejahatan. Ke depannya saya berharap sivitas akademika jurusan saya dapat lebih berkontribusi di masyarakat, tidak hanya tampil memberikan pendapat di televisi namun juga memberikan masukan yang dapat berarti konkrit demi terwujudnya masyarakat Indonesia dengan tingkat kejahatan rendah.

See You On Top!

 

Agung Tyanto

YOT Campus Ambassador Batch 6

Universitas Indonesia

@aryhr

  




By : Ibnu Putrama Agung Tyanto

Posted on December 12, 2015 read:66

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter