Lebarkan Sayap dan Beritahu Dunia Siapa Dirimu

Pertemanan adalah suatu hal yang penting. Hal itu adalah fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang ingin selalu berinteraksi dengan sesamanya demi kelangsungan hidup karena kita saling membutuhkan. Beberapa orang sangat mudah dalam menjalin pertemanan, namun tak sedikit yang sulit untuk membangun hal tersebut. Karena sejatinya pertemanan bukan hanya bagaimana kita membangun, tetapi juga bagaimana kita dapat memeliharanya.

Lebarkan sayap yang digunakan penulis sebagai judul untuk menunjukkan makna bahwa pertemanan itu harus seluas-luasnya. Bertemanlah dengan siapa saja tak pandang bulu, baik ras, usia, latar belakang pendidikan, gender, profesi, tempat tinggal, bahkan kalau bisa hingga ke planet lain. Hal itu akan membuat kita melihat dunia menjadi lebih luas dan menghindari kita menjadi sebuah katak dalam tempurung. Ketika kita memiliki banyak teman, maka people skill kita juga akan meningkat dengan sendirinya. Memahami, menyimak, membaca perasaan orang lain lewat bahasa tubuh, akan menjadi hal yang kita dapat kuasai jika kita memiliki banyak teman dan dapat memelihara pertemanan itu dengan baik.

Kalau tadi hanya teori, lantas bagaimana prakteknya? Bagaimana cara untuk mendapatkan teman? Banyak sekali cara untuk membuka pertemanan dan membuka lingkaran sosial yang baru. Kita bisa mengikuti komunitas, organisasi, kursus, atau kegiatan positif apapun yang sesuai dengan minat kita. Dari kesamaan minat, maka otomatis kita akan bertemu orang-orang yang sejalan dengan kita. Kesamaan minat akan membuat kita lebih erat dan menikmati pertemanan tanpa dibuat-buat. Ketika berkenalan pertama kali tanyalah sedikit tentang latar belakangnya, misalnya seperti dimana rumahnya atau asal kampusnya. Dari informasi tersebut carilah teman yang berasal dari latar belakang yang sama dengan orang yang baru diajak berkenalan. Berikut contohnya:

A: “By the way lo kuliah dimana?”

B: “Gue kuliah di Universitas India nih”

A: “Ooh UI. Berarti kenal sama si Z dong?”

B” “Wah iya gue kenal, lo temennya juga ya?”

Yap, benar sekali. Percakapan yang seringkali kita dengar dalam kehidupan. Nampak sepele, namun sangat powerfull. Dengan menyebutkan nama orang yang sama-sama dikenal, maka akan menimbulkan kedekatan secara instan. Hal itu mengindikasikan bahwa kita adalah orang yang aman dan memiliki mutual friend yang sama, not totally a stranger. Lantas bagaimana jika tidak ada mutual friend yang sama? Teruslah lebarkan sayap dan beritahu dunia siapa dirimu.

  




By : Galih Sang Surya Buana

Posted on September 19, 2015 read:114

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter