MANFAAT ON TIME

 

On time adalah cara kita menghargai orang lain – Billy Boen

Mungkin, artikel yang saya tulis ini berisi pembahasan yang sering dibahas oleh penulis artikel lainnya. Namun, tak ada alasan untuk tidak menulis tentang On Time, karena saya baru saja merasakan manfaatnya. Memang, manfaat ini bersifat sangat personal, tetapi akan salah jika saya tidak membagi kisah saya bersama kawan-kawan semua.

Saya adalah mahasiswa undergraduate di Jakarta, berstatus sebagai mahasiswa rantau. Saya berasal dari Tulungagung, sebuah kota kecil di Jawa Timur. Semenjak menjadi mahasiswa, sebagian besar waktu saya dihabiskan di Ibukota. Mungkin, hanya satu semester sekali saya berkunjung ke kampung halaman karena jarak dan finansial yang tidak mendukung.

Sebenarnya, saya mengenal “On Time” sejak lama. Namun, eksistensi “On Time” di benak saya dipertegas oleh lingkungan disekitar saya, terutama Young On Top. Mentor-mentor selalu membahas tentang On Time di setiap pertemuan. Bisa dibilang, YOT sangat identik dengan On Time. Hal itu tak terlepas dari peran Founder-nya, Billy Boen yang tak pernah lelah menyuarakan “On Time” dan “On Time”. Blessed to be part of this amazing community.

Nah, sekian lama saya di Jakarta, saya berusaha untuk menjadi orang yang selalu tepat waktu. Mas Billy pernah berkata, On Time adalah cara kita mengharagai orang lain. Ketika mendapat undangan acara, Mas Billy selalu datang lebih awal. Karena apa? Karena Ia sadar jika undangan adalah sebuah kehormatan. Itu yang coba saya pegang.

ketika di Jakarta, saya selalu berangkat lebih awal menuju tempat acara yang melibatkan saya. Saya selalu bilang pada diri sendiri jika saya adalah bagian dari acara tersebut. Karena kondisi Jakarta yang macet, as you know, Meski jaraknya tak terlalu jauh, saya berusaha untuk berangkat at least dua jam sebelum acara dimulai, karena sadar lalu lintas di Jakarta tidak bisa diprediksi. Pernah saya berangkat dari Rawamangun pukul 11 dan sampai Kuningan pukul Setengah dua siang menggunakan busway. Macet adalah alasan utama.

Lalu apa yang spesial dari pengalaman saya? Ketika saya pulang ke Tulungagung, saya menjadi orang yang selalu on time (semoga). Pernah saya ada janji dengan kawan pukul 09.00, namun pukul 08.00 saya sudah bersiap berangkat, padahal jarak tak terlalu jauh, hanya 10 menit menggunakan motor sudah sampai. Pun, lalu lintas di Tulungagung tak seramai Jakarta.

Semua itu karena terbiasa. Jika terbiasa, tak akan sulit bagi kita untuk melakukan hal tertentu. Jika terbiasa baik, ya baik, begitupun sebaliknya. Dalam menulis artikel ini, tidak ada maksud lain selain memberi inspirasi. Semoga kawan-kawan mengerti maksud saya, dan mari belajar dan membiasakan diri untuk tepat waktu, apapun itu.

Salam,

Ahmad Zulfiyan, YOTCA UNJ

Mari terhubung di Twitter @azulfiyan

 

  




By : Ahmad Zulfiyan

Posted on February 03, 2015 read:142

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter