Orang Indonesia Harus Bangun Pagi!

Pagi adalah bagian yang menyusun hari dalam kehidupan dan erat hubungannya dengan masa depan. Lahir dan dibesarkan dari keluarga keturunan Tionghoa, Saya selalu diajarkan untuk bangun lebih awal. Sejak kecil, orangtua seringkali mengatakan bahwa bangun pagi itu penting agar rejeki tidak hilang. Meskipun demikian, apa sebetulnya kolerasi antara dua hal tersebut? Bangun pagi dan rejeki?

18 Agustus 2015 kemarin merupakan saat di mana akhirnya Saya disadarkan dan mengerti benar kolerasi antara dua hal tersebut. Sebelum perkuliahan semester depan dimulai, mahasiswa diwajibkan untuk mengatur jadwal kuliah dengan mengisi KRS (Kartu Rencana Studi) Online. Tepat satu hari sebelum pembukaan KRS Online, Ibu mengingatkan Saya untuk bangun pagi dan berhenti begadang. Tetapi, momen ‘liburan’ menjadi alasan utama Saya untuk memilih waktu tidur semaunya dan menunda rencana masa depan.

Pukul 09.00 WIB pagi, pengisian KRS Online telah berlangsung. Ribuan mahasiswa bertarung memperebutkan kelas. Saya terbangun pukul 10.45 WIB dan kemudian bergegas membuka laptop. Alhasil, kuota kursi untuk mata kuliah (Teknologi Pengolahan Lemak dan Minyak Pangan) yang ingin Saya ambil pada semester 5 habis. Ketika dikalkulasikan, SKS (Sistem Kredit Semester) yang wajib Saya penuhi pada semester mendatang hanya mencapai 17. Bagaimana ingin cepat lulus? Panik dan berbekal penyesalan, Saya berusaha mencari SC (Supporting Course) yang kira-kira relevan dengan jurusan (Ilmu dan Teknologi Pangan). Saya lekas mengambil SC (Teori Harga Pertanian) dan berhasil mendapatkan tiga SKS tambahan. Tidak puas dengan 20 SKS, Saya membujuk teman-teman yang berniat melepas mata kuliah TPLM untuk memberikan kursinya.

Saya baru selesai menuntaskan pengisian KRS Online pada tanggal 19 Agustus 2015 dengan total 23 SKS. Bisa dibayangkan jika Saya bangun lebih awal? Udara sejuk yang menyapa Saya di pagi hari saat itu dapat memicu otak agar mampu berpikir lebih cepat dan tubuh untuk bekerja secara prima. Saya tidak perlu pusing mencari SC dan justru dapat mengalokasikan waktu satu hari membujuk teman-teman yang berniat melepas mata kuliah untuk keperluan lain yang bermanfaat.

Heran mengapa Indonesia masih tergolong negara berkembang hingga detik ini dan belum maju? Jawabannya jelas ada pada karakter dan kebiasaan bangsa Merah Putih. Let us be prepared to move forward! Biasakan bangun pagi untuk masa depan bangsa yang lebih produktif!

 
 
  




By : Levina Caroline

Posted on August 19, 2015 read:81

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter