Paint Your Future

 

Bangsa Indonesia, bangsa yang carut-marut, porak-poranda seperti ini sangatlah dibutuhkan manusia-manusia, generasi-generasi muda yang berani bermimpi. Generasi yang memiliki impian atau visi ke depan nan luar biasa. Sekilas, naif rasanya, bila kita mempunyai mimpi, saat yang lain untuk sekedar berharap pun sudah malas. Benarkah?

 

Wahai kaula muda, kita ini manusia. Makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kemampuan super dibanding makhluk lainnya. Kita mempunyai kemampuan bertahan sekaligus keluar dari masalah. Itu berarti memiliki sebuah mimpi ataupun impian bukanlah suatu hal yang naif. Bahkan, bermimpi itu perlu dilakukan ketika kita sedang terbelit masalah, terlebih jika kita ingin mencapai kesuksesan. Karena impian mampu menjadi obor penyemangat dan motivasi bagi diri kita sendiri.

 

Adanya suatu masalah atau kondisi, jangan membuat kita menjadi terkurung oleh ketakutan diri kita sendiri. Jangan biarkan hal itu membuat kita menjadi lemah, pesimis, dan hanya akan menjadi manusia yang hidup dalam keterbatasan. Keterbatasan yang ironinya kita yang buat sendiri.

 

Kita harus berdiri di atas kondisi, karena memang kitalah yang harusnya mengendalikan situasi. Kitalah yang memegang kendali sebuah perubahan. Kitalah yang mampu memimpin sebuah peradaban baru. Namun untuk mewujudkan suatu perubahan dan kemajuan, tentulah dimulai dengan memiliki visi atau mimpi di masa depan.

 

Secercah impian tadi jangan dibiarkan menjadi angan kosong dan skenario belaka. Apabila kita sudah bermimpi dan memiliki impian, kini saatnya untuk dibangun! Berdirilah, melangkah dan berjalanlah! Mimpi seindah apapun itu tidak akan terlihat bila tidak berusaha untuk mewujudkannya dalam aksi nyata. Mimpi harus dibangun dari kemauan dan tekad.

 

Lukisan Monalisa milik Leornado Da Vinci tentu tidak langsung jadi dengan instan tanpa ada proses di dalamnya. Lukisan itu adalah hasil dari garis dan warna. Sementara garis dan warna, bila dicermati, berasal dari sebuah titik. Sungguh tidak mungkin tercipta sebuah garis lurus tanpa diawali oleh sebuah titik. Jadi sudahkah kalian menciptakan sebuah titik dari lukisan masa depan mu?

Dikala orang tak berani bermimpi, begitu berharganya orang yang berani bermimpi. Namun hanya sedikit orang bermimpi tadi yang berani mewujudkan impiannya. Ternyata berani tidaklah cukup, melainkan harus ada dorongan lain yang timbul dari diri sendiri. Kenekatan juga bisa menjadi dorongan dan motivasi terhebat yang dimiliki oleh setiap orang.

 

Banyak orang yang sukses, bahkan ilmuan, hanya berawal dari nekat. Namun, potensi dahsyat itu kadang hancur apabila seseorang tidak bisa mengendalikannya, maka seorang itu akan menjadi ambisi. Ambisi yang terlampau besar akan menimbulkan obsesi dan bila hal tersebut berlanjut akan menimbulkan kondisi kejiwaan yang berbahaya. Tidak mau kan gila di usia muda? Jadi kendalikanlah diri kita, bangunlah untuk mewujudkan impian kita dengan aksi nyata, jangan pernah takut dan jangan pernah menengok kebelakang. Selain itu, wujudkanlah mimpi kita dengan cara yang kreatif.

 

Charles Mingus berkata, “Membuat sesuatu yang mudah menjadi rumit itu sudah biasa, tetapi membuat sesuatu yang rumit menjadi mudah, itu yang disebut kreativitas.

 

Kembangkanlah kreativitas kita, rasa ingin tahu, uji rasa penasaran itu menjadi pengetahuan, dan tingkatkanlah kepekaan kita terhadap sekitar. Hal tersebut akan memperlancar kita dalam mengeksplor kreativitas kita. Namun, terkadang proses yang dijalani juga harus mengalami trial and error, berulang kali mencoba dan ada kemungkinan berulang kali gagal pula. Tetapi janganlah berhenti, dan tetaplah bertahan menghadapi badai ujian dengan cara konsistensi terhadap apa yang menjadi impian dan tujuan kita.

 

Sambil kita berproses mengejar impian, jangan lupa dengan akselerasi, yang berarti melakukan sebuah percepatan untuk meraih mimpi serta kesuksesan. Namun, hal ini bukan berarti tergesa-gesa, melainkan akselerasi yang didukung dengan perencanaan, manajemen, dan networking yang baik. Apabila nantinya impian kita tercapai, jangan pula mengejar sebuah pengakuan atau penghargaan. Jika kita membuat orang tertarik, menyentuh perasaan, unik, dan berpengetahuan, tak usahlah khawatir atas penghargaan atau pengakuan. Karena hal itu akan segera datang menghampiri tanpa perlu kita mengemis karenanya. So, generasi muda, ayo kita bermimpi!

 

Jangan kita lelah berharap, dan jangan kita putus semangat. Sekarang lukislah impianmu, apapun itu, jangan khawatirkan hasil akhirnya seperti apa, yang penting adalah bagaimana prosesnya. Kini saatnya kita untuk menyebarkan Virus Positif, Virus Semangat, Virus Optimis, dan Virus Young On Top di tengah masyarakat bangsa yang kita cintai ini. Karena kita ingin dan kita pasti mampu menjalani setiap proses yang ada, hingga akhirnya impian kita menjadi kenyataan.

See you on Top!

 

Asri Jul Megita

Mahasiswi Sastra Inggris Universitas Gunadarma

Young On Top Depok

  




By : Young On Top Depok

Posted on November 10, 2015 read:337

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter