Passion bukan Pengen

Assalamu ‘Alaykum YOTers, mungkin kata-kata “Passion bukan pengen” itu harus kita tanamkan pada diri sendiri jika kita benar-benar ingin menemukan passion. “Passion itu bukan pengen”, kata Rene suhardono dalam salah satu sharing session tentang passion yang pernah saya hadiri dan diisi oleh beliau.

Passion itu adalah panggilan hati YOTers, yang harus ditemukan dengan “feeling”, merasakan dengan menutup mata dan bernafas dengan teratur, lalu mencari sendiri activity apa sih yang saya lakukan dan akan tetap terus saya lakukan walaupun saya nggak dapat reward atau setidaknya sedikit pujian pun. Kenapa tanpa reward pun kita akan melakukannya, because we like it and we love it, so we do it! Passion have no transaction and passion is not about money. Carilah, aktivitas apa itu, dan lakukan dengan lebih sering agar tercipta mastery.

Passion itu butuh dua hal penting, yaitu mastery dan meaning. Mastery datang karena passion telah menjadi aktivitas kesukaan yang disertai dengan consistency. Sedangkan meaning hadir karena passion telah memberikan output yang memberikan impact. Keterkaitan dari mastery dan meaning akhirnya melahirkan suatu karya atau kreasi. Sehingga karya menjadi buah dari passion.

Jadi, passion saya apa? Tanyakan pada diri sendiri, karena passion layaknya isi hati kamu yang hanya kamu yang bisa menebaknya walaupun terkadang kamu pun bingung mendefinisikannya :) Jadi, Passion bukan yang kita pengen, tapi yang sudah ada dalam diri kita sendiri, dan nggak ada orang lain yang bisa nebak :)

See You on Top with your Own Passion YOTers!

Cheers,

Ana Ainul Syamsi S. – YOT CA Universitas Bakrie

  




By : Ana Ainul

Posted on April 19, 2014 read:161

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter