Peran Serta Masyarakat Dalam Tata Ruang

Menurut  Peraturan Pemerintah RI nomor 68 Tahun 2010, bentuk dan tata cara peran masyarakat dalam penataan ruang memiliki beberapa tahap, yaitu perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Bentuk yang dapat dilakukan masyarakat meliputi masukan mengenai persiapan penyusunan tata ruang, penentuan arah pengembangan wilayah atau kawasan, pengidentifikasian potensi dan masalah, perumusan konsepsi rencana tata ruang dan/atau penetapan rencana tata ruang,  dan juga kerjasama dengan pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau sesama unsur masyarakat dalam perencanaan tata ruang.

Dari pasal yang ada pada Peraturan Pemerintah RI nomor 68 Tahun 2010, pasal yang membutuhkan proses pemetaan dan GIS berada pada pasal 6, yang berbunyi:

Bentuk peran masyarakat dalam perencanaan tata ruang berupa:

a. masukan mengenai:

1. persiapan penyusunan rencana tata ruang;

2. penentuan arah pengembangan wilayah atau kawasan;

3. pengidentifikasian potensi dan masalah pembangunanwilayah atau kawasan;

4. perumusan konsepsi rencana tata ruang; dan/atau

5. penetapan rencana tata ruang.

b. kerja sama dengan Pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau sesama unsur masyarakat dalam perencanaan tata ruang.

Dari poin-poin pada pasal tersebut, proses pemetaan dan GIS sudah cukup jelas berada pasal 6a ayat 1 hingga 5. Pada tahap persiapan tentunya dilakukan pengumpulan data spasial yang kemudian akan diolah menggunakan software GIS atau melakukan persiapan dengan cara melihat dari citra satelit beberapa tahun silam menggunakan bantuan software GIS. Pada tahap penentuan arah pengembangan wilayah atau kawasan, dilihat dari wilayah yang sudah terbangun dan belum terbangun dan diproyeksikan kira-kira wilayah tersebut cocoknya sebagai kawasan apa berdasarkan analisis overlay menggunakan data landuse yang ada. Lalu, pada tahap pengidentifikasian potensi dan masalah, dapat dilakukan pemetaan mengenai sebaran potensi sumber daya alam maupun peta wilayah rawan bencana, tentunya disini juga diperlukan GIS menggunakan analisis overlay. Pada tahap perumusan konsepsi tata ruang, sisi manusia juga perlu diperhatikan. Disini GIS tidak terlalu berperan, tetapi lebih kepada Geografi Manusia.

  




By : Galih Sang Surya Buana

Posted on January 23, 2016 read:77

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter