“Physicological and mindset”

Setiap hadir di Mentorship BB-Eva. Banyak pertanyaan-pertanyaan muncul dari teman-teman CA. Mulai dari hal yang luar biasa sampai hal yang sangat luar biasa. Namun ada yang unik dari jawaban Kak Eva dan Mas Billy, Kak Eva selalu mengaitkan apa yang kita tanya dengan pengalaman beliau dan apa yang beliau rasakan. Mungkin karena konsep jawaban yang diberikan “dekat” dengan kehidupan di YOTCA jawaban itu mudah dicerna oleh kami. Namun berbeda dengan Pak Billy Boen. Beliau menjawab pertanyaan dari sisi seorang CEO. Entah mengapa istilah psikologi dan mindset selalu menghiasi jawaban dari mas Billy, Bingung ya YOTers? Gue ga bahas apa pertanyaan dan apa jawabannya. Tapi mau bahas istilah psikologi dan mindset.

Seperti apa yang gue dapatkan di mentorship kemarin, orang itu melakukan sesuatu dapat dilihat kadar “niat dan kesungguhan” mereka. Karena apa yang kita lakukan itu berdasarkan psikologi dan mindset kita. Contoh; ketika kita ingin bekerja, bedakan dua hal antara ingin bekerja dengan pengen bangetbanget bekerja. Banyak orang di Indonesia hanya ingin sekedar bekerja, dimanapun posisinya. But, Mas Billy bilang secara psikologis, (lagi-lagi istilah itu) orang yang sangatttt ingin bekerja di suatu perusahaan pasti melakukan research tentang perusahaan tersebut, ingin tau culture perusahaan tersebut, ingin tau cara kerja organisasi nya. Nah itu yang membedakan orang yang ingin kerja dimanapun. Mereka cuek dengan company profilenya, yang penting gue kerja. But, itu yang akan membuat kalian biasa saja. Hanya sekedar bekerja. Get my point?

Oke contoh kedua, secara psikologis orang akan terus berusaha dan berusaha agar apa yang mereka inginkan itu bisa mereka dapatkan. Apapun rintangan yang mereka hadapi secara psikologis mereka pasti terus berusaha mengejar itu. Lain halnya dengan orang yang tidak sungguh-sungguh dalam mengejar sesuatu. Beberapa rintangan yang ada pasti sudah menyerah. Why? Ya karena memang tidak sungguh-sungguh. Jadi sebenarnya hal-hal yang membuat kita berhasil itu datang dari dalam diri kita karena kesungguhan kita. Mindset yang positif itu selalu akan menimbulkan hal yang positif juga. Okee contoh tentang mindset adalah apakah YOTers pernah mengerjakan suatu project? Atau lebih ringannya mengerjakan tugas? Gini, apa yang timbul di alam bawah sadar kita, otak kita tidak bisa menerima kata negatif. Jangan merokok! Apa yang timbul pertama kali ketika YOTers mendengar hal tersebut? Pasti penasaran dengan merokok. Jadi otak kita dapat menentukan apa yang kita inginkan. Mengerjakan sesuatu jika diikuti dengan pikiran positif dan yakin akan mencapai hasil terbaik. Pasti hasil terbaik akan datang kepada kita! Goodluck YOTers.

 

M Fazry Kurniawan
YOTCA Universitas Bakrie

  




By : Muhammad Fazry Kurniawan

Posted on October 24, 2015 read:86

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter