Pilkada #DKI1 2012 - Pilkada Paling Menjanjikan

Billy Boen Pilkada 2012

**Photo: Bukti saya nyoblos Faisal-Biem :)

 

Dear YOTers,

Saya akan coba menulis ini 'sesingkat' dan sepadat mungkin. Ini adalah pandangan saya untuk PILKADA #DKI1 paling menjanjikan seumur hidup saya! Karena alasan itulah, pagi tadi adalah untuk kali pertama saya ke TPS untuk mencoblos pasangan CaGub-WaGub yang menurut saya paling pantas untuk memimpin kota di mana saya dilahirkan, dibesarkan, tinggal, dan berbisnis sekarang ini.

>>> Kenapa Faisal Basri?

Sudah saya tulis panjang di 2 postingan saya sebelumnya. Kalau mau baca, ini linknya:

Parta 1: http://www.youngontop.com/notes/saatnya-anak-anak-muda-jakarta-menentukan-dki1-part-1-yx5bcjln-fqh9zpyt-cemrqb8e

Part 2: http://www.youngontop.com/notes/saatnya-anak-anak-muda-jakarta-menentukan-dki1-part-2-qbsnr6jb-opqd7qkm

Intinya: dia orang JUJUR, TIDAK BERHUTANG KEPADA PARTAI POLITIK (dari Independen), dan pintar. Ya, itu 3 adalah urutan kenapa saya milih Beliau.

Saya rasa hanya Faisal Basri sendiri yang mampu dari awal hingga tadi mengatakan bahwa dia bisa / akan menang Pilkada hari ini, untuk keperluan politis. Seorang pemimpin memang harus optimis, meski mungkin dalam hati dan hasilnya mengatakan lain. Supaya apa? Supaya para VOLUNTEER (bukan tim sukses - mereka tidak dibayar) yang sudah mendukung dari awal pun bersemangat. 

Saya sendiri bagaimana? Dikarenakan 3 hal di atas, saya mencoblos untuk No.5. Di twitter ada yang bilang kira-kira seperti ini, "Bodoh itu ketika memilih yang sudah pasti kalah". Jawaban saya pun simple, "Saya hanya akan memilih yang sesuai dengan hati nurani saya."

>>> Faisal Basri Kalah & "Menang"

Jelas, Faisal-Biem ngga bisa lanjut ke Putaran ke-2. Menurut Quick Count, suaranya hanya <5%. Yang maju: pasangan Jokowi-Ahok & Foke-Nara. Faisal Basri kalah. 

Tapi,...

Menurut saya & kebanyakan teman-teman yang mendukung Faisal-Biem, ini adalah sebuah 'kemenangan'. Kenapa? Dari 6 pasangan. Faisal-Biem peringkat ke-4. Di peringkat ke-5 siapa? Pasangan yang didukung oleh Partai Politik (yang Juru Kampanyenya malah ke Los Angeles liburan. Dia CaPres 2014 loh!). 

Mungkin YOTers berpikir, "Apa artinya?" Jelas ini memiliki makna yang dalam! Selama ini, dalam kampanye apapun, semua 'tergantung' Partai Politik. Tapi, hari ini membuktikan, bahwa RAKYAT (kalau mau dan kompak) bisa mengalahkan Partai Politik! Kenapa ini penting? Saya akan jelaskan di bawah. Keep reading.

Berikut bbm saya ke Mas Ijul (teman/asisten Bang Faisal):

"Boz, tlg sampaikan ke seluruh tim Volunteer Faisal-Biem dan Bang Faisal, selamat. Dan, terima kasih sudah berani maju dgn modal integritas dan ketulusan hati, tanpa dukungan partai korup. Ini dobrakan nyata utk para kaum muda Indonesia. This is just the beginning. Salam Hormat -BB"

Anyway, namun demikian, arti 'kemenangan' ini belum merupakan sebuah kemenangan yang sesungguhnya. Karena apa? Karena Pilkada #DKI1 2012 ini MASIH ditentukan oleh Partai Politik.

>>> Putaran Ke-2

Setelah jelas Faisal-Biem tersingkir, banyak sekali yang nanya di twitter siapa yang akan saya dukung di Putaran ke-2? Apakah saya akan golput? 

Jawaban saya, "Saya tidak akan memaksakan diri saya untuk memilih yang tidak sesuai dengan hati nurani saya."

Cara pemikiran saya mungkin berbeda dengan kebanyakan orang. I hormati pemikiran mereka yang berbeda dengan saya, dan saya berharap juga sebaliknya. Begini...

Kita 'sudah terbiasa' dengan istilah dan cara kerja koalisi. Ketika 6 pasang bertarung, kemudian yang maju ke putaran berikutnya hanya 2, yang 2 ini berusaha mendapatkan dukungan dari 4 yang kalah. Yang 4 kalah, biasanya 'menjual' suaranya supaya nanti pasangan yang didukung dan menang bisa 'memberikan posisi/projek' untuk yang mereka dukung. Inilah politik.

Saya berada di luar politik. Saya Warga Negara Indonesia biasa. Ketika saya memilih Faisal-Biem karena INDEPENDEN (karena yang dari Partai berhutang budi & dana kampanye, dan harus mengembalikan ke si Partai - dengan 'cara' apa?), dan di putaran ke-2 Pilkada #DKI1 2012 ini kedua pasangan didukung Partai Politik, maka saya merasa tidak perlu memberikan suara saya untuk salah satu dari mereka. Saya tidak mengharapkan projek, apalagi posisi. Bagi saya, ini adalah idealisme yang saya miliki. Hitam / Putih. 

Dari awal saya ngga terpikir, dan emang ngga ingin untuk memberikan suara saya kepada yang lain ketika Faisal-Biem kalah di putaran awal. 

Thanks to teman saya @mrshananto (Ligwina) yang berpesan ke saya di twitter, bahwa di Putaran ke-2 nanti saya sebaiknya tetap ke TPS. Kalau memang ngga cocok dengan keduanya, coblos keduanya biar ngga dianggap sah. Yang penting bersuara. 

Meski ini mungkin dianggap 'sama aja' dong sama banyak orang, saya berpikir.. saran ini baik untuk dilakukan, daripada suara kita 'dicuri' / 'dimanipulasi' karena kitanya ngga datang.

>>> Walikota Solo Vs. #DKI1

Jokowi telah sukses memimpin Solo, warga secara nyata telah merasakan hal ini. Ketika saya bilang saya ngga akan mendukung pasangan yang diusung Partai Politik, banyak teman-teman di twitter yang mengingatkan tentang kesuksesan Jokowi memimpin Solo dengan integritas dan kemandiriannya, meski di belakangnya ada Partai Politik.

Beda. Anggaran Kota Solo TIDAK belasan triliun rupiah seperti Jakarta. MUNGKIN, Partai Politiknya mengeluarkan uang kampanye yang kecil, dan menganggap projek-projek yang bisa dibuat di Solo tidak besar. Jadi, Jokowi dibiarkan untuk berprestasi.

Sebagai seseorang yang pernah menjabat GM & Direktur ketika saya masih menjadi profesional, emang enak banget rasanya ketika dipercaya, ngga direcokin.. dan oleh karena itulah, saya mampu untuk memimpin tim saya hingga memberikan hasil yang baik. Nah, ketika, kita sebagai GM / Direktur dan direcokin sama Shareholder, trust me... ngga enakin, dan performa pun akan ngga maksimal. 

DKI Jakarta memiliki anggaran belasan triliun rupiah. Ini uang yang ngga sedikit. Partai Politik mau banget membantu individu untuk menduduki kursi #DKI1. Supaya apa? Ketika si #DKI1 sudah terpilih, ya bayar budi lah. Dana kampanye, suara yang nyoblos emang dari langit? Kan dikerahkan oleh si Partai?! Saatnya, balas budi,.. kasih lah projek-projek ke individu-individu pengurus Partai, dan lewat si A, trus Z, trus C, trus X... baru setor ke Partai, biar KPK susah lacaknya. 

Dan,.. ingat, 2014 adalah PilPres! Jakarta adalah Daerah Khusus Ibukota (DKI). Strategis. Apapun yang terjadi di kota ini, memiliki pengaruh yang sangat besar dalam PilPres 2014. Si individu yang sudah dibantu jadi #DKI1, ya diharapkan untuk tidak melupakan kulit akan kacangnya. Peran strategis dalam pra-PilPres hingga ketika kampanye si Partai, harap 'diberikan' ke Partai yang pernah berjasa.

>>> Harapan Saya?

Berikut fakta-faktanya.. Kita sudah tahu kinerja Foke 5 tahun terakhir. Kita sudah tahu sepak terjang Jokowi di Solo. Kita tahu mereka sama-sama dibantu oleh Partai Politik. Foke dibantu oleh banyak Partai. Jokowi dibantu oleh PDIP dan Gerindra. 

Saya hanya berharap, kalau Foke menang,.. semoga kinerja dia bisa lebih baik daripada 5 tahun kemarin. 

Kalau Jokowi menang, saya harap dia BISA buktikan, bahwa dia bisa perform memimpin DKI seperti ketika dia memimpin Solo. Semoga dia BISA bilang ke PDIP & Gerindra, "Terima kasih sudah mendukung saya, tapi tolong biarkan saya sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk bekerja bagi warga, biarkan saya yang memutuskan semua hal, bukan kalian (PDIP / Gerindra). Amin.

>>> Saya tutup tulisan saya ini dengan Pesan Bang Faisal kepada Tim & Pendukungnya (Dikutip dari: Detikcom):

Bagaimanapun, kita, gerakan independen, telah menorehkan sejarah, melakukan upaya pembaharuan politik melawan oligarki partai politik dan korupsi.

Motivasi, strategi, dan orientasi cerdas yang dilakukan akan dicatat publik sebagai gagasan brilian mewujudkan cita-cita perbaikan Jakarta dan juga Indonesia. 

Kami berdua (Faisal Biem) mengajak kawan-kawan tetap semangat untuk melanjutkan perjuangan. 

Mari menghimpun kekuatan ini agar terus menumbuhkan energi gerakan sosial. Kita telah menjadi teladan dan tokoh pembaruan politik yg ditopang kerja keras kawan-kawan tim.

Jangan pernah menyerah utk perjuangan memperbaiki keadaan. 

Tabik,

Jakarta, 11 Juli 2012

Faisal Basri

  




By : Billy Boen

Posted on July 11, 2012 read:1,568

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter