putus asa. bukan putus cinta.

Semua manusia pasti pernah merasakan yang namanya putus asa. Coba kita tengok ke belakang, pengalaman apa yang membuat kita sampai putus asa ? gagal dalam pelajaran ? gagal dalam pacaran ? atau gagal dalam mencari pacar yang bisa memberi pelajaran ? ciye.

Tapi individu yang baik biasanya tidak begitu saja larut dalam keputusasaan. Mereka menelaah kembali problem yang ada dan mencoba mencari solusinya. Contohnya ketika saya masih duduk dibangku SMA. Tanggung jawab saya sewaktu itu menjadi ketua OSIS memaksa saya harus lebih dewasa dalam menanggapi masalah yang ada, karena sejauh ini saya menilai hanya wajah saya saja yang terlihat lebih dewasa, mental belum. Tapi keadaan memaksa saya. Waktu itu kami memiliki program kerja pensi dimana kami harus mengundang artis nasional yang terkenal . Bisa saja Tukul, Jupe, ataupun limbad. Tapi waktu itu kami tidak mengundang mereka. Kami mengundang NIDJI. Singkat cerita seorang makelar artis yang telah diakui oleh pihak nidji, sebut saja “mawar” membawa pergi uang kami. Jumlahnya pun tidak sedikit, sekitar 35 juta. Saya pikir uang segitu kalau untuk beli gorengan bisa dapat banyak. Tapi sayang, selain gorengan tidak baik untuk kesehatan uangnya pun dibawa lari. Dan yang lebih membuat saya shock waktu itu adalah uang itu hilang ketika H – 1 bulan. Kami kecewa, stress dan depresi. Perut saya mulai mual, kepala pusing, kaki kesemutan. Gila.

Tapi saya urungkan niat untuk terbawa arus keputus asaan. Saya mulai mengumpulkan motivasi yang ada. Dan saya masih ingat sekali, di ruang OSIS saya mengadakan rapat seraya berkata “ wahai teman-temanku... kita mungkin kehilangan uang.... kita mungkin kehilangan pendapatan..... Tapi kita tidak kehilangan harapan ! show must go on ! semangat ! “. “ baik paduka” jawab seorang anggota OSIS. Singkat cerita kami mengerjakan semuanya 2 kali lebih giat dan 2 kali lebih cepat, bahkan dalam satu hari kami sempat mendapat dana 18 juta. Angka yang lumayan buat nyicil pembayaran vendor sehingga pada akhirnya pensi kami sukses. Dari pengalaman saya tersebut saya ingin mengatakan dua hal. Yang pertama uang 35 juta itu kalau dibuat beli gorengan bisa dapat banyak, dan yang kedua adalah terkadang dalam kehidupan kita mengalami kejenuhan, kebosanan, bahkan keputusasaan dalam menghadapi masalah, tetapi bagi sebagian orang yang memiliki mental baja hal-hal tersebut hanyalah bagian dalam perjalanan menuju kesuksesan, pilihan nya cuman dua, kalau tidak bangkrut ya bangkit. Kalian pilih yang mana ? :)

 

 

  




By : hananto dimas m

Posted on August 22, 2014 read:111

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter