Rahmi

YOTers, sejak Selasa lalu, seorang teman saya masuk rumah sakit. Hasil diagnosa dokter, dia terkena penyakit DBD dan Typhus. Sampai hari ini, saya dan beberapa orang teman lainnya bergantian datang dan menjaganya di Rumah Sakit.

Satu hal yang ingin saya ceritakan kepada YOTers adalah bahwa saya cukup sering dan lama ada di RS, jadi ada satu hal menarik dari teman saya ini. Setiap ada teman yang datang menjenguk, dia malah memperlakukan teman-temannya benar-benar seperti tamu. Disuruh minum, disuruh makan, mengingatkan makan, dll. Padahal orang-orang menjenguknya karena sakit.

Memang dia dikenal sebagai sosok “ibu” diantara teman sepermainan kami. SIfatnya yang keibuan, peduli, sangat bisa mengayomi, ditambah skill spesial memasak membuatnya sering dipanggil “Ibu”, “Mami”, bahkan “Oma” :)) Tapi yang saya salut, saat sakit pun dia masih memikirkan orang lain. Kami pun jadi sering mengingatkan, “jangan terlalu mikirin orang, fokus sembuh aja dulu”

Sebagai seorang muslim, hal ini mengingatkan saya juga kepada kisah akhir hayat Nabi Muhammad SAW. Menjelang ajalnya, beliau masih saja sangat memikirkan umatnya. Apa yang diingat adalah mengkhawatirkan kebaikan umat, orang-orang di sekitarnya. Padahal beliau sedang dalam kondisi kritis. Sifat seperti itu membuat saya sering merinding.

YOTers, itu adalah sifat peduli yang besar. Sekarang rasanya jumlah orang yang peduli terhadap orang lain semakin sedikit, ego semakin besar. Memang sulit di tengah perkembangan dunia yang semakin penuh kompetisi ini, rasa peduli dikedepankan. Tapi sebagai generasi muda yang baik, kita harus berusaha untuk membangun perasaan itu.

Saling peduli, bahu-membahu untuk berbuat kebaikan..

Bahkan ketika kita sedang dalam kesulitan..

  




By : Yuza Mulia

Posted on January 23, 2016 read:55

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter