Second Time in Korea (Perjuangan Menuju Seoul)

Second Time in Korea

(Perjuangan Menuju Seoul)

 

            Hai yoters. Apa kabar? Kali ini gue akan sharing sedikit mengenai pengalaman gue bisa pergi ke negeri gingseng ini bersama temen-temen gue. For your information, gue dan temen-temen gue (1 tim) sudah membuat plan ini sejak bulan April 2015 tahun lalu. Plan untuk jalan-jalan?  Tidak. Plan utama kita adalah bisa mempresentasikan 3 paper yang kita apply (kalau lolos). Oke, mulai cerita aja ya dari awal perjalanan kami.

            Pertama, mungkin para yoters penasaran bagaimana tim kami bisa terbentuk. Sebenarnya gue sudah mempunyai tim kecil-kecilan (like researcher gitu) yang rajin mencari konferensi-konferensi yang berhubungan dengan gizi, kesehatan, ataupun medical di luar negeri (supaya bisa dapat dana sponsor), karena latar belakang tim kami adalah jurusan Gizi. Pada saat kami sudah menemukan jenis konferensi yang sesuai dengan bidang kami dengan syarat harus mengajukan paper penelitian (Call for Paper), kami langsung membuat penelitian tersebut. Tidak butuh waktu lama untuk mengerjakan paper ini. Karena kami sangat fokus dalam melakukan penelitian yang berbentuk eksperimen ini, kami hanya butuh waktu 2 minggu untuk menyelesaikannya (karena diburu dengan deadline submit paper). Setelah kami submit paper tersebut, kami menunggu pengumuman sekitar 2 bulan kemudian. Dan ternyata paper kami tidak lolos hanya karena terlalu banyak typo penulisan bahasa inggrisnya. Okey, kami mengakui kesalahan kami dan kami mencoba untuk mencoba mencari konferensi lain yang sejenis dan memastikan kali ini bahwa tidak ada penulisan yang typo.

Dan akhirnya kami menemukan konferensi sejenis untuk bulan Januari 2016. Pada saat itu adalah bulan Juli. Deadline submit paper adalah bulan November 2015. Sempat terlintas dalam pikiran kami bahwa bulan ini adalah bulan yang sangat cocok untuk  pergi karena sekalian mengisi liburan semester. Karena kami tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Kami mencoba memperbaiki paper yang ini dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada penulisan yang salah, berhubung paper dalam bentuk bahasa inggris, terkadang bisa saja harusnya dalam bentuk past tense, tapi ditulis dalam bentuk present tense. Kami mencoba melakukan skrinning 3 kali untuk memastikan tidak ada yang salah dalam penulisan. Setelah itu,  kami langsung submit paper tersebut. Namun, kami tidak cukup puas hanya mengirimkan satu paper, karena kalau tidak lolos lagi, berarti hilanglah kesempatan kami untuk dapat presentasi paper. Oleh karena itu, kami sepakat untuk membuat 2 paper penelitian lagi agar setidaknya kami berharap salah satu dari ketiga paper ini akan lolos. Cukup sulit memang menyelesaikan dua penelitian sekaligus ditambah lagi dengan kesibukan magang dari kampus. Namun, kami tidak mudah menyerah.

Untuk paper kedua, kami mencoba melakukan perizinan terhadap  beberapa lokasi yang kami kami teliti dengan total responden lebih dari 1000 responden. Kami tidak menyangka kami bisa mendapatkan responden sebanyak ini. Setelah selesai paper kedua dan tidak lupa melakukan skrinning 3 kali sebelum submit, kami lanjut mengerjakan paper ketiga. Paper ketiga cukup mudah karena kami tinggal mengolah data yang sudah ada namun dengan judul berbeda. Sama dengan paper 1 dan 2, setelah skrinning 3 kali, barulah paper tersebut kami submit.

Dan pada akhirnya tibalah saat pengumuman paper yang lolos. Sungguh tidak bisa dipercaya ketiga paper kami lolos semua. Oke, setelah mengetahui info tersebut, kami langsung gencar  mencari sponsor dan mengajukan permohonan dana ke pihak kampus. Tidak lupa juga mengurus visa dan mempersiapkan ppt presentasi. Karena kami tidak ada yang bisa membawa laptop (alias tidak ada yang mau), kami harus benar-benar menyelasaikan ppt jauh sebelum keberangkatan dan memastikan tidak ada yang salah atau perlu diedit lagi saat tiba di Korea. Setelah visa dan ppt selesai, barulah kami melakukan kewajiban-kewajiban kecil berupa mempersiapkan winter coat untuk selama disana, karena kami tahu bahwa di negeri gingseng sedang winter. Alhamdulillah winter. Dan tibalah saatnya kami berangkat ke Negeri Gingseng, Seoul, pada Senin, 11 Januari 2016.

 

 

Qonitah Azzahra

Young on Top Campus Ambassador

Gizi-Universitas Indonesia 

  




By : Qonitah Azzahra

Posted on January 24, 2016 read:54

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter