Segitiga Penting Prinsip, Kreatifitas dan Prosedur

Dear YOTers

Gue ingin berbagi sebuah kisah menarik yang gue dapat saat gue kuliah beberapa hari yang lalu. Kisah ini gue dapat saat gue kuliah matkul AKM (Akuntansi Keuangan Menengah) dari dosen gue.

Dosen gue merupakan dosen yang cukup terkenal di kampus karena rekor beliau yang berhasil men-DO (Drop Out) 7 mahasiswa D4 di kampus gue. Selama ini beliau selalu mengajar mahasiswa D4 dan baru semester ini beliau kembali ditugaskan mengajar di D3 dan beruntungnya kelas gue menjadi salah satu kelas itu. Beliau masih sangat muda, tidak selisih jauh dengan mahasiswa D4 yang beliau ajar.

Beliau orang yang baik, cerdas dan menyenangkan kecuali mungkin sikapnya yang sangat objektif yang terkadang membuat mahasiswa dengan kategori otak CUKUP seperti saya ini ketar ketir. Dengan mendapatkan berita rekor beliau tersebut dan “prestasi” lainnya dari beliau, jelas ada beberapa pikiran negative yang muncul di kepala gue. Gimana orangnya, serem kah, nilai gue ntar gimana, gue bakal ke DO gak ya semester ini dsb. Dan ternyata……… beliau menyenangkan. Haha.. dan berhasil membuat matkul yang menjadi kelemahan dan kemalasan gue kuliah ini beralih menjadi salah satu mata kuliah yang gue suka (masih dalam tahap suka, belom ahli. Hehe…)

Kisah ini bermula saat gue kuliah hari Rabu, 15 April 2015 pukul 13.40 WIB atau 1.40 PM. Pada hari itu beliau mengajar dengan cukup buru-buru karena beliau harus menyidang mahasiswa D4 jam 3 nanti. Jadi mata kuliah yang seharusnya 2,5jam hanya ditempuh sekitar 1,5 jam saja. Dan sedikit spoiler, beliau kemarin telah tidak meluluskan sidang skripsi salah seorang mahasiswa D4. #Deg dan beliau hanya berkata “Kalau memang dia tidak layak lulus, kenapa harus diluluskan?”

Lalu saat jam kuliah tinggal setengah jam lagi, beliau memberikan kami sebuah surprise yang mungkin akan kami ingat saat kami telah bekerja dan menjadi abdi negara atau mungkin seumur hidup kami.

“Okey, keluarkan kertas selembar, kita kuis hari ini J Serius” sontak sekelas gue heboh, panic dan segala macam itulah. Yang lebih seru lagi, yang akan dikuiskan adalah Chapter atau BAB yang belum di ajarkan. Yah, ada pengantarnya sih pada saat semester 2 dulu (sekarang kami semester 4).

Soalnya cukup singkat. Satu kalimat. Satu nomor. Satu pertanyaan. Beliau memberikan kami waktu 15 menit. Open book. Jelas setelah soal dibacakan, kami buka buku Akuntansi segedhe bantal itu dan mulai mencari cara bagaimana memecahkan soal ini. Setelah beberapa menit mencari ternyata cara penyelesainnya menggunakan table yang cukup panjang. :” Menulislah kami dengan terburu-buru. Yang “berhasil selesai” hanya satu orang dan ia adalah peraih IP tertinggi di kelas gue.

Waktu habis, dan lebih dari 90% dari kelas gue gak selesai (gue juga). Setelah dikumpulkan, beliau bertanya, “Tadi di soal saya minta apa? Oke kalian belum belajar caranya di semester ini, tapi kalian telah belajar prinsipnya di semester yang lalu. Prinsip adalah sesuatu yang harus kita pegang. Cara itu bisa berbagai macam. Tapi jika kita tetap memegang prinsip dengan kuat dan itu positif, itu tidak akan mematikan cara lain untuk mencapai tujuan.”

Setelah dibahas, jawaban temen gue yang IP tertinggi tadi salah juga (selisih di pembulatan doing). Dan serunya, soal itu ternyata bisa dikerjakan dalam waktu dua detik karena jawabannya ada di soal dan tertera jelas. :” berasa bego kan gue.. haha…

Prosedur dan kebiasaan yang rumit telah mengacaukan alam bawah sadar kami bahwa saat kami mendengar soal A harus dikerjakan dengan sistem yang panjang dan blablabla, tanpa sadar ya itu yang kami lakukan, padahal tidak selalu seperti itu. Selalu ada cara lain, tapi tetap memegang prinsip. Itu yang kami lupakan.

Prinsip itu adalah dasar, Kreatifitas adalah cara dan Prosedur adalah media untuk memudahkan. Bukan seharusnya prosedur itu mematahkan kreatifitas. Prinsip adalah yang harus kita pegang kuat, karena kreatifitas itu berkembang begitu luas, tapi dengan prinsip, kreatifitas punya arah dan nilai yang jelas.

  




By : LISA AMALIA ARTISTRY RAMADHANI

Posted on April 17, 2015 read:89

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter