Sepenggal Mimpi Calon Pemimpin

Komunitas ini bernama “Calon Pemimpin”. Beranggotakan khusus untuk mahasiswa kedinasan di seluruh Indonesia. Komunitas ini berbentuk platform melalui website untuk skala nasional dan kegiatan rutin yang berfokus awal pada Jabodetabek untuk kegiatan pelatihan. Website tersebut berisi tentang notes, quotes,  kisah,  artikel  ataupun  opini  yang  berkaitan  tentang  sudut  pandang,  kisah  atau  opini  yang menginspirasi generasi muda khususnya mahasiswa kedinasan dan pemerintah. Setiap orang dapat berbagi pada web tersebut. Kegiatan komunitas ini adalah sharing session, FGD dan pelatihan. Pelatihan leadership, negosiasi, diskusi, sidang dan Model United Nation. Komunitas ini juga sebagai wadah pendanaan dan advokasi bagi mahasiswa kedinasan yang akan lomba atau menjadi delegasi untuk sebuah konferensi atau event.  Hal  ini  dikarenakan  mahasiswa  kedinasan  sangat  dipersulit  untuk  mengikuti  event  semacam kompetisi maupun konferensi itu  atas kendala izin  dan dana, sehingga  harapannya  semakin  banyak mahasiswa kedinasan yang berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia dalam skala nasional maupun internasional.

 

Melalui komunitas ini, akan dibuatkan sebuah rekening bersama untuk penggalangan dana support bagi  teman-teman   kedinasan  yang  butuh  bantuan  untuk  keperluan  kompetisi,  konferensi  maupun berkegiatan dengan tujuan berprestasi dan membawa nama baik kedinasan.

 

Dalam jangka panjang, saya ingin membuat gebrakan melalui sebuah Film dan Buku berjudul Aku Anak Negara. Film adalah salah satu media publikasi yang menarik dan mampu diterima berbagai kalangan masyarakat. Film tersebut mengisahkan berbagai sisi dan sudut pandang perguruan tinggi kedinasan dan mahasiswa di dalamnya sebagai pihak dibalik layar sistem pemerintah Indonesia. Buku yang direncanakan berbentuk kumpulan kisah mahasiswa kedinasan di seluruh Indonesia yang dapat menjadi inspirasi karena keberhasilannya melawan keterbatasan dan berprestasi. Buku dan film ini akan  disumbangkan  kepada taman baca, sekolah di pedalaman, kepada pihak pejabat pemerintah dan sekolah kedinasan serta dijual untuk umum sebagai penggalangan dana.


Melalui kegiatan tersebut, tujuannya adalah masyarakat dan mahasiswa di seluruh Indonesia mulai aware dengan adanya perguruan tinggi kedinasan. Masyarakat pun diharapkan dapat melihat sisi lain dari perguruan tinggi kedinasan dan  membantu melakukan sesuatu untuk perubahan. Kami membutuhkan pertolongan semua pihak untuk turut membantu perubahan generasi pemerintah yang lebih baik. Selain itu, harapannya adalah semakin banyak mahasiswa kedinasan yang tergerak dan mulai keluar zona nyaman untuk berprestasi, meningkatkan kualitas diri, minggalkan sikap apatis dan  tertutup. Selain itu, saya berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada pemerintahan saat ini untuk mulai melakukan perubahan sistem di dalamnya dan bersiap untuk perubahan yang lebih baik pada generasi berikutnya.

 

Melalui komunitas ini pula, saya berharap dapat merangkul teman-teman kedinasan yang memiliki visi yang sama untuk perubahan. Yang sudah berjuang walau sendirian. Dengan kegiatan ini harapannya mereka dapat merasa bahwa mereka tidak sendiri. Perjuangan yang dilakukan bersama akan lebih mudah mencapai tujuan.

 

Biaya yang dibutuhkan adalah untuk pembuatan film, buku dan pembuatan website dengan dana sekitar 30 juta rupiah. Kegiatan ini dapat dilakukan minimal satu tahun untuk dapat dilihat hasilnya. Buku dan film membutuhkan waktu 2 tahun karena diperlukan pencarian dan pendalaman tokoh lebih dahulu.

 

Tantangan yang mungkin dihadapi ke depan adalah birokrasi dalam pemerintahan itu sendiri. Keterbatasan yang membelenggu cukup menyita perhatian. Tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan sama sekali, selalu ada celah jika ada niat.  Pendanaan akan kami upayakan melalui tokoh pemerintah yang memiliki visi yang sama.

 

Kami mungkin adalah kaum minoritas,yang terlupakan dan terabaikan. Tapi amanat masa depan bangsa ini ada dipundak kami yang sudah jelas beberapa tahun ke depan adalah generasi baru pemerintahan. Kami mulai bersuara, inilah yang kami rasakan dan kami hadapi. Perjuangan kami untuk merubah sistem dari dalam sudah dilakukan bertahun-tahun,  turun-temurun namun belum ada perubahan yang cukup berarti.  Dengan  kegiatan  inilah  kami  bersuara,  kami  meminta  bantuan  kepada  seluruh  masyarakat Indonesia. Bantu kami memberikan perubahan kepada sistem pemerintahan, untuk kemajuan Indonesia , kualitas kinerja yang lebih baik dan pelayanan kepada rakyat setulus hati. Karena kamilah calon punggawa negeri, kami mengabdi untuk merah putih.

 

Oleh :

Lisa Amalia Artistry Ramadhani

  




By : LISA AMALIA ARTISTRY RAMADHANI

Posted on August 12, 2015 read:91

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter