Setiap Orang itu Pintar

Dimana-mana, saya sering dengar, saya sering baca kalimat, "Find your mentor!"

Thanks God ada program Young On Top Campus Ambassador (thanks Mas Billy Boen) dan saya ditempatkan pada kelompok dengan mentor utama Mbak Bunga Mega (founder cewequat, book author, mentor & motivational speaker).

Usai pertemuan, selalu ada sesuatu yang membuat saya nggak menyesal sudah menerjang badai hujan dari Bogor sore tadi untuk bertemu Mbak Mega dan teman-teman mentee. Seperti malam ini contohnya.

Saya dan teman-teman seringkali berpikir "Kok gue nggak seperti si A yang pandai berhitung ya" atau "Kok gue nggak jago menggambar seperti si B ya".

Kekurangan itu Timbul Jika Kita Membandingkan
"Bagaimana saya merasa bahwa saya sipit kalau saya tidak melihat teman saya yang matanya belo? Bagaimana saya merasa pendek kalau saya tidak melihat teman saya yang tinggi?" ujar Mbak Mega.

Tanpa kita sadari. Kita seringkali membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kita lupa bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan bentuk dan karakter yang berbeda untuk tujuan yang berbeda-beda pula.

Si A diciptakan Tuhan menjadi orang yang teliti dan pandai berhitung bisa jadi karena si A akan memiliki pekerjaan sebagai konsultan dan ahli keuangan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Si B diciptakan Tuhan menjadi orang yang pandai menggambar bisa jadi karena gambar-gambar yang dibuat si B dapat menginspirasi orang banyak.

Jika kita membandingkan diri kita dengan orang lain dan menganggap itu tidak adil, maka sesungguhnya kitalah yang belum mengerti dengan maksud apa Tuhan menciptakan kita.
 

Setiap Orang Pintar dalam Bidangnya Masing-masing
Saya dan teman-teman diminta mengerjakan dua buah test. Dari hasil test tersebut dapat diketahui dimana sesungguhnya passion dan potensi kami. Apakah kami orang yang pintar di bidang logika, bidang sosial, bidang alam, atau bidang lain?

Hasil test tersebut dicocokkan dengan kehidupan kami sebagai evaluasi apakah yang kami jalani saat ini sudah sesuai dengan passion kami?

Pada kebanyakan organisasi dan perusahaan, ada orang yang kinerjanya kurang memuaskan. Salah satu penyebab dari kurangnya kinerja tersebut bisa jadi karena penempatan yang salah. Pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut bukan pekerjaan yang sesuai dengan passion dan potensinya. Walaupun orang tersebut bisa melakukannya, suatu saat akan muncul titik jenuh yang membuat kinerjanya menurun.

"em>Orang bodoh adalah orang yang TAHU, tapi TIDAK MAU berubah," tutur Mbak Mega.

YOTers, sudahkan kalian mengerti apa sesungguhnya passion dan potensi kalian? Jika belum, carilah terus dengan cara mengeksplor diri lebih banyak. Jika sudah tahu, pastikan kalian melangkahlah dengan benar. Berubahlah jika kalian tahu bahwa kalian ada di jalan atau penempatan yang salah.

Setiap orang itu spesial dan percayalah akan keunikan diri kita sendiri. See you on top!

 

Nadia Azka/ @nadiaazka
YOT CA Batch 4
Institut Pertanian Bogor

  




By : Nadia Azka

Posted on November 13, 2013 read:1,138

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter