The Miracle of Doa

THE MIRACLE OF DOA ------------------------------

Manusia adalah makhluk Allah yang diciptakan dengan berbagai kelebihan serta berbagai kekurangan. Manusia terbatasi oleh penglihatan, pendengaran, akal, dan fisiknya. Banyak kejadian yang tidak bisa dijangkau oleh kemampuan manusia dalam mengatasinya. Dengan keadaan yang demikian, manusia akan mencari kekuatan di luar batas dirinya yang dapat menolongnya.

Dalam QS Al-Ma'arij Allah berfirman, "Sungguh manusia itu diciptakan bersifat keluh kesah dan kikir. Berkeluh kesah ketika mendapat musibah, dan kikir ketika mendapat nikmat." Namun lanjutan ayat ini menyatakan, "illal musholluun" kecuali orang-orang yang mendirikan sholat dan menyedekahkan sebagian hartanya kepada orang miskin. Merekalah yang cinta, takut, dan berharap kepada Allah.

Ada suatu kekuatan dahsyat yang dapat membuat air laut terbelah, api yang panas menjadi dingin, ombak laut yang ganas menjadi tenang, badai yang dahsyat jadi terdiam, penyakit yang tak kunjung sembuh lenyap seketika.  Kekuatan dahsyat yang bisa menyebabkan terjadinya berbagai hal luar biasa dan tak terjangkau oleh akal dan fikiran manusia itu adalah kekuatan do’a yang dipanjatkan oleh seorang hamba Allah.

Allah telah menunjukkan bahwa Dia lah Dzat yang mencintai hamba-Nya dengan sebenar-benar cinta. Dialah yang akan memberi setiap permintaan hamba-Nya. Seperti Firman Allah: Dan Tuhanmu berfirman; “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina.” (Al-Mukmin: 60)

Rasulullah saw  bersabda  : Ad du’aa silahul mukmin (doa itu adalah senjatanya orang mukmin) .  Beliau juga mengatakan  :  “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah Ta’ala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

Betapa dahsyat kekuatan doa seorang mukmin dapat kita ikuti pada beberapa kisah berikut ini :

Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.

Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tibs diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.

Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?

Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.

Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.

Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. Terdengar suara seorang wanita tua: Silahkan masuk, siapa ya? Terbukalah pintunya.

badai 1Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telponnya. Ibu itu tersenyum dan berkata: Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda.

Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do’a yang panjang.

Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do’a-do’a anda.

Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do’a-do’a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.

Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do’anya?

Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo’a kepada Allah agar memudahkannya.

Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do’a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah subhanahu wa ta’ala telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mukmin dengan do’a.

Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini. (Sebuah Kisah nyata, dari Negeri Pakistan)

Demikian dahsyat kekuatan doa yang dipanjatkan oleh seorang mukmin hingga bisa merubah berbagai keadaan, benarlah sabda Rasulullah :” tidak ada yang bisa merubah takdir kecuali doa” dan ucapan beliau :” Ad Du’a silahul muk min …doa itu sejantanya orang mukmin” . Dalam surat Al Baqarah 186 Allah berfirman :  "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran" (Al Baqarah 186)

Semoga kita menjadi manusi-manusia yang tidak pernah putus asa dari rahmat Allah. Ada satu kekuatan diluar batas kemampuan manusia. Ada satu dimensi yang dapat merubah sebuah takdir. Ya, ialah doa. Suatu hal yang mampu merubah ketidakmungkinan menjadi hal yang mungkin. Mintalah kepada Allah, dalam setiap sujud, karena kedekatan seorang hamba dengan Rabb-Nya adalah sujud. Berdoalah dan mintalah, maka Allah akan menjawabnya. Insya Allah.

Wallau a'alam

 

 

Muhammad Fathan

Mahasiswa Akuntansi Syari’ah, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia

Young On Top Depok

  




By : Young On Top Depok

Posted on December 06, 2015 read:176

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter