The Treasure Maps, named “Failures”

Setiap orang mempunyai mimpi untuk sukses. Setiap orang tentunya tak mau dirinya dianggap tidak sukses. Dalam frasa sebuah kata, antonim dari kata sukses adalah “gagal”. Tentu semua orang tak ingin bertemu dengan kata yang satu ini, atau bahkan tak mau satu kali pun menyebutnya. Mereka bilang, kegagalan itu sebuah sesuatu yang menyakitkan. Kegagalan itu sebuah ironi, yang hanya membuat sakit hati dan bisa membuat orang depresi atau bahkan bunuh diri. Hanya orang-orang gila dan aneh yang suka hal seperti ini.

Ketika kita diminta mengerjakan sebuah misi atau proyek, pilihannya hanya ada dua. Sukses atau Gagal. Tentu semua orang tak ingin gagal dalam sebuah misi atau proyek yang dikerjakannya. Berbagai upaya pasti dilakukan untuk menjauh dari kata “gagal”. Namun, jika memang kegagalan terjadi pada diri kita setelah kita mengupayakan segalanya, apa yang akan kita lakukan? Menghilangkan dan melenyapkan kata “kegagalan” dari kehidupan ini? Tentu tidak bisa kita lakukan.

Sebuah kegagalan merupakan penghias kehidupan. Taukah kita? Bahwa sejatinya kegagalan membawa pesan bermakna yang berisi jalan menuju sukses. Kegagalan yang kita alami terdapat sebuah pesan tersirat di dalamnya seperti peta harta karun. Kita bisa gunakan kegagalan menjadi sebuah peta dalam kehidupan kita. Tentunya dengan peta tersebut kita bisa benar-benar membawa diri kita ke sebuah tujuan yang benar, yaitu kesuksesan yang berarti.

Bicara mengenai kegagalan, mungkin kita kenal tokoh dunia yang sukses berangkat dari kegagalan. Michele Jordan, Thomas Alfa Edison, Oprah Winfrey, atau bahkan tokoh dalam negeri seperti Chairul Tanjung, Bob Sadino, dll. Mereka semua pernah gagal dalam menjalankan misi dan bisnis mereka. Tidak hanya gagal satu atau dua kali, namun berkali-kali. Mereka gagal puluhan, ratusan atau bahkan ribuan kali, namun mereka juga mendapatkan peta harta karun itu berkali-kali. Mungkin kita bisa melihat sekarang ini, bagaimana mereka menikmati harta karun yang berhasil mereka temukan melalui peta yang dinamakan “kegagalan”.

Beberapa pesan yang tersirat dalam peta tersebut. Salah satunya adalah dalam peta harta karun terdapat gunung dan lembah. Orang-orang sukses diatas telah berhasil melewati gunung dan lembah dalam peta tersebut. Mereka tidak takut akan tantangan yang akan mereka hadapi. Mereka jadikan gunung dan lembah menjadi sebuah sarana untuk memperkuat gema dan gaung mimpi yang mereka teriakkan sehingga menjadi energi yang maha dahsyat. Just perform !!. Mereka tidak pernah mengeluh dan terus berjalan, serta menikmati perjalanan mereka yang berliku-liku.

Pesan berikutnya adalah dalam medan peta harta karun tersebut terdapat berbagai macam jalan. seperti jalan yang lurus, bercabang, terjal, buntu, dll. Kita bisa memilih sendiri jalan mana yang bisa menghantarkan kita lebih cepat ke tujuan kita. Tentunya kita sendiri yang bisa melihat petunjuk dari gambar peta yang kita pegang, jalan mana yang harus kita tempuh secara BENAR. Orang-orang sukses diatas tahu dan sangat paham akan dirinya dan tujuan hidupnya. Mereka tahu passion mereka apa dan apa yang harus mereka lakukan secara benar. Follow our passion !! Ketika kita tahu apa yang kita lakukan itu benar sesuai passion kita, maka kita akan menikmati perjalanannya. Passion merupakan jembatan penghubung kegagalan dan kesuksesan. Thomas Alfa Edison mencoba ribuan kali sebelum dia menemukan Bohlam Lampu Listrik dan ribuan penemuan lainnya. Dia menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan kerja kerasnya untuk sesuatu yang memang merupakan sebuah passion-nya. Dia tidak berhenti pada kegagalan, dia terus mencoba dan mencoba. Quotes yang sangat terkenal dari dia adalah “ Jenius adalah 1% inspirasi, dan 99% keringat atau kerja keras”.

Failure is our friend. Kegagalan akan terus mewarnai kehidupan kita. Sebagai anak muda generasi penerus bangsa, tentunya kita wajib menjadikan kegagalan sebagai sahabat kita. Sahabat yang selalu mengerti akan diri kita, selalu memberikan saran yang baik, selalu menemani ke tempat tujuan yang benar, menjadi guru disaat kita tidak tahu apa-apa, yang selalu mengulurkan tangan disaat kita jatuh, dan tentunya menjadi penyemangat kita dalam meraih mimpi. Dan satu lagi, dia siap mengantarkan kita ke tempat harta karun paling berharga dalam hidup, yaitu KESUKSESAN..

Take your “treasure map” to your successful guide. See You On Top !!

 

Widi Kusnantoyo

Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Indonesia

Young On Top Depok

  




By : Young On Top Depok

Posted on October 18, 2015 read:287

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter