The Unthinkable

Pernahkan dalam dua hari mendapatkan pengalaman yang berbagai macam namun harus dilalui bekerjasama dengan orang yang baru dikenal bahkan untuk event skala nasional? Sebagaian besar mungkin lebih memilih untuk menghindar bisa terjadi karena beberapa alasan yaitu kenyamanan, tidak percaya diri, rasa enggan, rasa sungkan, sulit untuk saling bersinergi hingga berbagai alasan lainnya. Tetapi saya menumpas segala pemikiran tersebut and just do it!

Pada tanggal 26 hingga 27 September 2015 saya menjadi salah satu volunteer terpilih di event Hari Komunitas Nasional 2015 diselenggarakan di Kota Kasablanka yang didukung juga komunitas Young On Top dan diposisikan menjadi volunteer di bagian Community Marathon Speech bersama teman-teman yang baru saya kenal H-1 acara tersebut diselenggarakan. Community Marathon Speech adalah acara puncak Hari Komunitas Nasional 2015 yang menargetkan hingga 200 komunitas untuk “speech” maksimal lima menit dan memecahkan Museum Rekor Indonesia.

Sehari sebelum acara tersebut dimulai saya berkenalan dengan Idon, Wayan, Kiki, Ka Sandro, dan Hikmah. Pada hari itu kami mendapat arahan dari Ka Sandro bagaiamana sistem hingga teknis Community Marathon Speech yang sudah disusun dan direncanakan dengan rapi oleh panitia dan kami sebagai volunteer acara tersebut mengatur strategi tambahan hingga persiapan apa yang perlu dilakukan. Namun pada hari event tersebut berlangsung diluar dugaan kami harus membuat strategi ulang agar acara puncak event ini terlaksana.

Pada hari pertama ternyata komunitas yang belum terdaftar untuk Community Marathon Speech tersebut lebih banyak dibandingkan yang sudah mendaftar. Namun komunitas yang terdaftarpun ternyata ada yang belum mengetahui tepat dimana dan kapan Community Marathon Speech tersebut berlangsung. Selain itu karena dimulai pukul dua siang banyak komunitas yang menunggu untuk segera speech. Hal tersebut memaksa kami untuk mengatur ulang strategi bagaimana komunitas yang datang tetap speech walaupun sudah menunggu lama, menyapa mereka dengan hangat, mengatur box berapa mereka mendapat giliran untuk segera speech hingga total yang mengikuti Community Marathon Speech hari ini berjumlah 80 komunitas dari target 200 komunitas.

Disetiap hari yang dilalui pasti memiliki pengalaman yang berarti seperti dihari pertama kita mendapat pelajaran untuk tetap tenang, bersabar dan fokus. Segera setelah Community Marathon Speech di hari pertama selesai kami selalu menyempatkan makan bersama atau mengobrol bersama menceritakan keseruan bagaiamana pengalaman hari tersebut berlangsung dengan diiringi tawa bersama.

Pada hari kedua yaitu tanggal 27 September 2015 kami berpikir karena hari ini adalah puncaknya event tersebut pasti tercapai 200 komunitas berpartisipasi mengikuti Community Marathon Speech namun diluar dugaan kembali ternyata sepi dan booth yang mengikuti acara tersebut banyak yang belum speech!

Saya dan Wayan mengatur strategi untuk menghampiri masing-masing komunitas tersebut mengingatkan kembali untuk berpartisipasi mengikuti Community Marathon Speech. Pada saat menghapiri booth tersebut saya belajar marketing secara praktik seperti menawarkan suatu hal yang bermanfaat yang sayang untuk dilewatkan. Pada saat saya belajar marketing sekaligus saya belajar greeting yang baik sehingga bisa menumbuhkan minat setiap komunitas untuk ikut berpartisipasi.

Namun ternyata tidak cukup hanya dengan menghapiri booth masing-masing komunitas karena target peserta yang belum tercapai. Segera untuk mengatur strategi kembali dengan cara mengajak orang yang datang ke acara Hari Komunitas Nasional 2015 yang mengikuti komunitas untuk ikut berpartisipasi Community Marathon Speech. Wayan dan Ka Sandro paling banyak melakukan strategi tersebut karena saya, Kiki, Idon dan Hikmah harus mendata, mengatur dan mempersiapkan alat pendukung speech tersebut dengan baik.

Namun pada saat box Community Marathon Speech tersebut sepi kembali kami ikut mengajak setiap orang yang hadir untuk speech dengan cara menggunakan ilmu marketing mendadak kami. Walaupun ada yang enggan, tidak merasa percaya diri, namun kami tetap optimis untuk mendapatkan target hingga 200 komunitas berpartisipasi Community Marathon Speech hingga pada pukul 8 malam kami berhasil melibihi target 200 komunitas yang telah ditentukan dan mendapatkan piagam peghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia atas rekor Presentasi secara estafet oleh komunitas terbanyak. Thanks for the great team!

Disaat kami menjalankan tugas tersebut kami tetap dengan karakter masing-masing yaitu Ka Sandro yang fokus serta optimis, Idon yang tenang dengan gayanya yang nyentrik, Hikmah yang Sabar dengan karakternya yang plegmatis, Kiki tidak bisa diam namun bisa menghidupkan suasana, Wayan yang selalu dianggap seperti anak kecil namun semangatnya yang tidak kecil dan saya yang dipuji Wayan selalu tenang disaat dia panik. Kita semua baru mengenal satu sama lain, berbeda umur, karakter, latar belakang suku dan agama namun kita bisa bersinergi satu sama lain. Bukan soal mendapatkan muri tersebut tetapi pengalaman yang lebih luar biasa dibandingkan dengan apapun.

Satu hal lagi yang menarik, ada beberapa orang yang menganggap Community Marathon Speech tidak penting atau kecil. Namun, ada beberapa komunitas yang selalu memanfaatkan peluang sekecil apapun itu dengan tujuan berharap untuk didengar dan menimbulkan sifat aware disetiap manusia. Salah satu komunitas tersebut ialah Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia, komunitas yang bergerak di masalah kejiwaan yang dianggap sebelah mata dan awam ditelinga masyarakat Indonesia.

See, tidak berhentinya saya menulis pengalaman ini hingga di penutup masih ada cerita yang dituliskan. Pengalaman tersebut priceless hingga mengajarkan saya banyak hal seperti teamwork, marketing, networking, wawasan, hingga bertemu dan berkenalan dengan banyak komunitas. Pengalaman diatas meyakinkan saya untuk bisa mencapai sukses di usia muda atau sukses di sepanjang hidup saya! Be brave, take a risks, nothing can substitute experience (Paulo Coelho).

 

Alifa Kusuma Sri Bakara

Mahasiswi Psikologi Universitas Gunadarma

Young On Top Depok

  




By : Young On Top Depok

Posted on October 18, 2015 read:425

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter