Tsunami Mentawai

Kemarin dosen saya dalam mata kuliah Negosiasi & Resolusi Konflik yang namanya Bu Ica bercerita sedikit tentang pengalamannya yang pernah bekerja sebagai reporter dalam salah satu media tv swasta. Sedikit research di Wikipedia, Gempa Bumi di Kepulauan Mentawai ini terjadi pada 25 Oktober 2010dengan 7,7 MW. Gempa terjadi dilepas pantai Sumatera.

Ini ceritanya nih YOTers. Waktu itu Ibu Ica ditugaskan untuk report disana bersama satu orang temannya yang menjadi cameraman. Saat sampai di Mentawai, keadaan tidak seperti pasca tsunami. Seperti pulau biasa. Ternyata, itu bukan pulau yang terjadi gempa. Pulau yang terjadi gempa adalah pulau kecilnya. Dan akses untuk ke pulau itu sangat sulit. Karena pulau itu tidak mempunyai dermaga untuk berlabuhnya speedboat atau kapal besar. Saat itu hujan turun dengan lebatnya. Bisa dibayangkan apabila menyebrangi pulau dengan cuaca seperti itu. Sementara dari kantor Ibu Ica sangat membutuhkan berita tersebut. Mungkin biar menyajikan berita yang hits ya YOTers. Setelah bertanya-tanya pada nelayan sekitar, katanya justru pada cuaca seperti itulah kita bisa menyebrangi pulau. Entah apa alasan logisnya ya YOTers. Akhirnya Ibu Ica naik perahu nelayan ber enam. Ibu Ica, cameraman, dan 4 orang tim SAR. Dari 6 orang itu hanya Bu Ica-lah yang perempuan sendiri. Dalam perjalanan bisa dibayangkan dengan cuaca hujan sangat deras, perahu yang ombang-ambing, sementara kamera sang cameraman ini ditaruh di dalam kantong jenazah agar tidak basah. Setengah jam perjalanan, sudah tidak terlihat apa-apa. Tidak terlihat pulau, rumah, pohon, apapun. Karena menghadap langsung ke SAMUDRA PASIFIK. Bagi saya itu ekstrim sekali, sangat.. sangat ekstrim! Sebelumnya juga sudah di brief dulu kalau terjadi sesuatu, harus bagaimana dan apa-apa saja yang harus dilakukan.

Setelah 4 jam terombang-ambing, dari kejauhan terlihat suasana pulau yang terkena tsunami terlihat. Pohon-pohon ada yang tumbang, rumah hancur lebur, pokoknya seperti gambaran bencana alam yanga ada di tv-tv YOTers. Hening…. Tidak ada keceriaan yang menyambut tamu, Cuma ada renungan-renungan orang yang keadaan fisiknya sudah berdarah-darah, dsb. Sampai saat itu, bantuan dari pemerintah belum ada mengingat akses kesana sangat sulit. Tidak ada air bersih karena banyak jenazah yang tergenang. Selama 5 hari disana tidak mandi, kebutuhan logistic pun sampai habis. Akhirnya Ibu Ica juga ikut-ikutan lari mengambil kebutuhan logistic yang diterjunkan oleh helicopter yang tulisannya PMI. Sungguh pengalaman yang tidak akan pernah bisa dibayarkan oleh apapun.

Dari cerita itu saya menyimbulkan ada 3 hal yang harus kita renungi. Yang pertama adalah BERSYUKUR. YOTers masih mendapat fasilitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sedangkan disana, untuk mandi atau makan saja bingung apalagi memikirkan masa depan. Jadi YOTers jangan pernah lupa untuk selalu beryukur karena setiap keadaan yang YOTers alami, pasti masih ada yang lebih sengsara daripada YOTers. Yang kedua adalah AKSI. Indonesia ini berbentuk Negara kepulauan. Maka dari itu, akses untuk menghubungkan tiap pulau juga masih sulit dan masih banyak keterbatasan. Sekarang jamannya bukan ngeluh atau komentar mulu, tapi bantu pemerintah juga untuk meringankan tugas-tugas pemerintah yang sangat banyak. Bisa menjadi relawan aksi kemanusiaan, atau menyumbangkan barang atau menjadi donator, sampai hal yang paling kecilnya adalah do’a untuk saudara kita. Lalu yang terakhir adalah PENGALAMAN. Experience is priceless. Walaupun banyak dari kita yang sering berbagi cerita seputar pengalaman kita, tapi tetap saja pengalaman itu memberi kesan tersendiri dan member banyak manfaat. So YOTers, mumpung masih muda dan bugar serta hidup Cuma sekali, sayang banget kalau cuma dihabiskan dengan hedon saja. Start your action, share your experience!

 

See U on TOP

 

Eriska Nugrahani

Universitas Al Azhar Indonesia

Young On Top Campus Ambassadors

  




By : Eriska Nugrahani

Posted on April 17, 2015 read:118

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter