Tuhan punya Rencana Paling Sempurna

 

“Kita harus tetap punya mimpi. Untuk mewujudkannya, kita harus bisa menerima realitas terlebih dahulu. Dengan menerima realitas berarti kita sudah siap untuk berperang” – Handry Satriago, CEO General Electric Indonesia

Artikel kali ini sengaja saya buka dengan sebuah kutipan dari buku Top Words 2 karya founder Young On Top, mas Billy Boen, halaman 43. Secara pribadi, kutipan tersebut memiliki makna yang luar biasa bagi saya. Tak hanya itu, saya juga yakin jika kutipan tersebut bisa membuat siapapun berpikir ulang tentang bagaimana menerima keadaan terlebih dahulu sebelum memulai sesuatu. Makanya, artikel ini hadir sebagai bentuk sharing saya kepada YOTers sekalian.

Menerima realitas sesungguhnya sering diutarakan di setiap forum motivasi. Namun, saya kira masih banyak yang hanya menganggap hal ini kurang penting, at least dari bermimpi sekalipun. Saya setuju dengan perkataan pak Handry yang dijelaskan mas Billy di buku tersebut bahwa sebelum bergerak mewujudkan mimpi, kita perlu menerima realitas terlebih dahulu. Untuk menerima realitas, kita tentu perlu mengetahui realitas yang seperti apa yang harus kita terima.

Mungkin kisah inspiratif pak Handry bisa menjadi contoh. Meski awalnya beliau belum bisa menerima keadaan bahwa dirinya harus hidup bersama kursi roda sepanjang hidup, namun pada akhirnya beliau sadar bahwa realitas memang berkata seperti itu. Jika berkeluh sepanjang waktu, mungkin pak Handry tak bisa menjadi seperti sekarang ini. Beliau sadar betul keadaan berkata seperti apa, dan yang harus dilakukan adalah menerimanya. Rencana Tuhan adalah rencana yang paling sempurna. Sejak saat itu, pak Handry memilih untuk bangkit sehingga menjadi seperti saat ini.

Bagaimana dengan kita? Kita harus sadar bahwa kehidupan kita tidak dan tidak akan pernah sempurna. Selalu ada realitas yang tidak kita sukai. Kekurangan-kekurangan dalam hidup pasti selalu ada. Tinggal bagaimana kita menghadapinya. Mungkin banyak orang merasa minder karena berbagai kekurangan yang ia miliki. Mungkin pula merasa tak berguna karena tak bisa melakukan apa yang orang lain lakukan, dan sebagainya. Namun, satu hal yang perlu diingat sekali lagi, rencana Tuhan adalah yang paling sempurna.

Terkadang, rasa kekurangan sebagai sisi negatif pada diri kita muncul karena tingkah kita sendiri. Kita terlalu banyak mengomparasi kehidupan kita dengan milik orang lain yang tentu tidak sama. Setiap orang memiliki kehidupan yang khas dan akan selalu muncul rasa kurang ketika perbedaan kehidupan tersebut dibanding-bandingkan. Saya jadi ingat pepatah, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Kehidupan orang lain selalu terlihat lebih menyenangkan dibanding punya kita. Penerimaan terhadap keadaan itulah yang harus dilakukan.

Berkenalan dengan realitas tersebut, apapun bentuknya adalah hal yang penting. Kemudian, menerima realitas tersebut apa adanya dan anggap itu sebagai sebuah tantangan yang harus dihadapi. Dengan begitu, tentu kita akan lebih nothing to lose untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Seperti kata Agnez Mo, dream, believe, and make it happen. Jangan biarkan mimpi-mimpi kita karam karena kita tidak percaya kita bisa mewujudkannya. Percayalah, Tuhan selalu punya rencana terbaik untuk hambaNya.

Ahmad Zulfiyan

YOT Campus Ambassador 6

Universitas Negeri Jakarta 

  




By : Ahmad Zulfiyan

Posted on July 09, 2015 read:184

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter