Untuk Apa Belajar?

“Orang-orang yang malang bukanlah orang-orang yang tidak memiliki uang, melainkan orang-orang yang tidak memiliki tujuan dalam hidupnya”

Selamat pagi.

Di tulisan kali ini, saya cuma mau ngajak kita semua buat ngajuin satu pertanyaan sederhana :

UNTUK APA BELAJAR?

Ga perlu menjelaskan panjang lebar, cukup ajukan pertanyaan itu pada diri masing-masing, dan coba jawab sendiri.

Hai anak matematika, untuk apa kamu belajar tentang logika, ruang vektor, geometri, statistika?
Hai anak biologi, untuk apa kamu belajar tentang sel, anatomi, fisiologi makhluk hidup?
Hai anak kimia, untuk apa kamu belajar tentang atom, reaksi, rantai karbon?
Hai anak fisika, untuk apa kamu belajar tentang mekanika, listrik, suhu, gelombang?
Hai anak geografi, untuk apa kamu belajar tentang kehidupan sosial, peta, pola pikir spasial?

Ga usah lah kita berbicara dulu tentang tujuan hidup. Tapi ayo jujur, seberapa dalam kita bisa menjawab pertanyaan di atas?

Entah berapa persen mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan itu dengan jelas, apalagi mampu mendeskripsikan hubungannya dengan tujuan hidupnya.

Tanya saya, kenapa harus ngejawab pertanyaan-pertanyaan itu?
Saya tanya balik, pernah ga kamu ngerasa “ini gue belajar apaan ya?”, “buat apa ya gue belajar ini?”, atau yang menurut saya paling parah, “ah ini mah ga bakal kepake pas lulus”.

So, are we wasting our time? NO

Guys, percaya lah, ga ada sesuatu yang ga berguna di hidup kita. Yang ada kita yang ga tau dan ga mau cari tau suatu hal itu gunanya apa untuk kita. Jadi, melalui tulisan ini, lagi-lagi, saya cuma mau ngajak kita semua buat bertanya, untuk apa kita belajar? Agar kita ga cuma jadi robot yang ngikutin jadwal kuliah tiap hari tanpa tau dan tanpa nyari tau energi dan waktu kita terpakai untuk apa. Agar kita bisa lebih terarah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Agar kita bisa lebih terarah untuk menentukan tujuan hidup, dan apa peran dari semua yang kita kerjakan sehari-hari ini untuk mencapai tujuan itu. Sesimpel itu.

Gimana caranya? Simpel. Di tiap bab/subbab yang ada di buku, bagian awalnya seringkali dilewatkan oleh banyak dosen, bahkan saat kita belajar sendiri. Padahal itu bagian penting tentang tujuan/motivasi pembelajaran tiap materi. Maka bacalah, lalu minta dosen untuk menjelaskan. Sejak tahun lalu saya selalu menulis saran kepada setiap dosen di mata kuliah yang saya ambil, untuk lebih banyak memberi motivasi dan menjelaskan tujuan pembelajaran. Ada yang sudah memulainya, ada yang belum. Seandainya semua mahasiswa meminta seperti itu, pasti lebih enak. Setiap dari kita pun sebenarnya bisa menemukan cara lain sesuai kebutuhan masing-masing, yang jelas dengan tujuan yang sama.

Sudah cukup kita cuma belajar karena mengikuti jadwal kuliah. Sudah cukup kita cuma masuk kelas karena ingin cepat lulus, dapat kerja, dan cepat kaya (namun tidak tahu arah dan tujuan). Sudah cukup kita menjadi robot, dan acuh bahkan tidak sadar akan pertanyaan :

UNTUK APA BELAJAR?

Teuku Yuza Mulia
Young On Top Campus Ambassador
Universitas Indonesia

yuzamulia.wordpress.com | @yuzamulia

  




By : Yuza Mulia

Posted on July 27, 2014 read:234

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter