"Waktu dan Bubuk Kopi"

Reading Time : <1 minute

Ini sebuah presentasi yang simpel tapi berkesan dan begitu bermakna, di Welcoming Day YOTCA Batch 5

Oke, jadi Mas Ricky, mentor YOTCA yang kebetulan Sabtu lalu jadi pembicara di Kompas Saba Kampus. Ada kata-katanya waktu itu yang pagi ini saya dengar lagi, dengan penekanan berbeda, dan ditambah simulasi yang benar-benar "berasa".

Kurang lebih seperti ini kata-katanya :

"Gue iri sama kalian. Umur gue sekarang 35. Jaman gue mahasiswa dulu, gue banyakan maen daripada ikut kegiatan begini. Jaman gue dulu ga ada bahkan begini-beginian. Kalo aja gue ikut yang begini dulu, gue yakin gue akan lebih baik dari diri gue yang sekarang."

Saat itu, Mas Ricky bawa satu bungkus kopi (ya, brand yang itu), mengambil sebuah wadah, dan menggunakan sendok sedikit demi sedikit memindahkan bubuk kopi ke wadah tersebut.

"Waktu itu sama kaya ini, bubuk kopi. Kebanyakan orang memakainya, sedikit demi sedikit, terlena, sampai entah kapan kita sadar bahwa bubuk kopi ini sudah habis. Ya, waktu kita habis. Dan apabila kita memakai waktu kita dengan tidak bijak, (...)"

Mas Ricky mengambil botol air mineral yang juga dibawanya, menuangkan seluruhnya ke wadah tersebut, membuat kopi itu tidak ada gunanya lagi.

"(...) maka nasib kita hanyalah seperti ini."

Yuza Mulia
Young On Top Campus Ambassador Batch 5
Universitas Indonesia

  




By : Yuza Mulia

Posted on May 17, 2014 read:211

  • YOT New Edition + T-Shirt

    IDR 149,500




  • rss 
  • youtube 
  • instagram 
  • facebook 
  • twitter