Be Open Minded is Necessary

Be open minded is necessary

Open minded, dizaman sekarang bukanlah menjadi kata-kata yang asing di lingkungan kita. Pemikiran open minded seperti ini sangat perlu di dunia yang penuh berbagai perspektif dari positif dan negatif. Indonesia yang merupakan negara Bhinneka tunggal ika yang memiliki kurang lebih 1340 suku bangsa, bila kita menelusuri setiap daerah di Indonesia kita pasti akan menemukan ciri khas dari suku bangsa tersebut. Mulai dari bahasa, budaya, dan karya-karya yang dihasilkan dari suku bangsa itu sendiri. dengan mengetahui geografis negara kita selain itu juga adanya 5 agama bukan hal yang tidak mungkin tidak berpikir open minded.

Pemikiran seperti ini saya dapatkan setelah membaca buku Young On Top Update : 40 kunci sukses di usia muda, salah satu bahasannya yaitu open minded. Dari buku ini saya dapat mengambil kesimpulan tentang bahwa orang yang open minded adalah orang yang lebih maju karena dengan kalian membuka pikiran kalian seluas-luasnya maka kalian mendapat kesempatan untuk mengeksplor lagi kelebihan kalian dan memperbaiki kekurangan kalian selain itu, mendapat hal-hal baru yang dapat dijadikan ide-ide untuk digunakan secara pribadi maupun untuk lingkungan sekitar.

Pada saat kita berbaur dimasyarkat pastinya akan kita temukan berbagai macam perspektif akan suatu hal misalnya cara menjaga mood saat berkerja. Banyak hal yang berbeda bila kita membawa individu satu dengan individu yang lainnya didalamnya karena setiap individu mempunyai caranya sendiri untuk menjaga mood pada saat berkerja. Itulah kenapa manusia sebagai individu begitu unik diciptakan oleh Tuhan karena memiliki akal masing-masing untuk menilai dari perspektif mereka. Menurut saya kenapa manusia diciptakan berbeda setiap individunya adalah untuk membuat dunia ini lebih bewarna, setiap individu memiliki warna tersendiri di dunia ini dan yang lebih menariknya bila setiap individu yang memiliki warna berbeda berbenturan akan ada dua kemungkinan yang dapat terjadi yaitu dua warna itu saling bergandengan atau membentuk warna baru yang belum pernah ditemukan. Jika kita melihatnya seperti itu bukannya kehidupan di dunia ini akan lebih menarik untuk kita jalani. Bila tidak berpikir begitu saya merasa kasihan dengan Anda karena hidup anda hanya berisis satu warna atau monokrom yang hanya berisi warna hitam dan putih padahal disekitarmu terdapat banyak warna-warna yang membuat hidup lebih menarik. Kenapa saya mengibaratkan manusia sebagai sebuah warna?
buy nolvadex online sanchezdental.com/wp-content/themes/twentynineteen/inc/php/nolvadex.html no prescription

buy antabuse online myhst.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/en/antabuse.html no prescription

Manusia didalamnya memiliki pemikiran yang kalau dibagi menjadi pemikiran yang menggunakan logika dan imajinatif sebelum menjadi sebuah pemikiran pastinya terdapat sebuah proses dalam jangka panjang atau pendek untuk mencapai sebuah pemikiran yang dapat kita jadikan sebuah perspektif, seperti itulah warna pasti ada proses  untuk membuatnya menjadi warna yang kita inginkan. Kembali ke topik open minded, kenapa open minded itu diperlukan?
buy premarin online sanchezdental.com/wp-content/themes/twentynineteen/inc/php/premarin.html no prescription

Karena apabila seseorang dapat membuka pikirannya seluas-luasnya, maka semakin banyak belajar hal-hal baru dan saran yang dapat membuat kita lebih mengeksplorasi ilmu di dunia. Akan banyak dapat pengalaman baru dari sebuah perspektif seseorang walau kecil dampaknya, dengan open minded kita dapat menimbang keputusan yang kita ambil nanti dari berbagai macam sisi sehingga kita dapat memprediksi dampak apa yang terjadi di masa depan. Dengan banyaknya ilmu yang didapat akan memudahkan kita untuk menilai sesuatu dari positif dan negatif dari suatu masalah tidak memandang sebelah mata. Apabila kamu sudah berpikiran open minded berarti kamu dapat memandang dunia dengan pemikiran luas ini yang isinya yang mempunyai berbagai macam cerita.