BUILD Your BRAND With PERSONAL BRANDING

BUILD Your BRAND

With PERSONAL BRANDING

 

 

Connext Conference yang digelar Young On Top di Bali, 27 Januari, 2019 kemarin benar-benar sangat membuka pikiran saya akan kewajiban saya sebagai generasi muda untuk melakukan perubahan, menggali potensi, dan selalu open minded. Yang sudah hampir 10 tahun mengispirasi generasi muda Young On Top telah berkembang menjadi perusahaan dan komunitas anak muda di 23 kota di Tanah Air dengan jumlah anggota lebih dari 500.000 orang. Dari Young On Top saya memahami bahwa brand image itu begitu penting yang lebih khususnya bagaimana membangun personal branding yang baik sebgaimana yang telah dilakukan Young On Top selama ini. Sama seperti moto Young On Top LEARN&SHARE, setelah apa yang saya dapat dari Young On top selama ini, saya akan Share kepada teman-teman, dalam artikel kali ini saya akan membahas bagaimana cara membangun personal branding yang kuat, yang bertujuaan untuk mengispirasi sahabat YOTers. Silahkam simak berikut penjelasanya!

 

Apa Itu Branding?

Dikutip dari laman Wikipedia, branding atau pemerekan adalah proses penciptaan atau peninggalan tanda jejak tertentu di benak atau di hati konsumen melalui berbagai macam cara dan strategi komunikasi sehingga tercipta makna dan perasaan khusus yang memberikan dampak bagi kehidupan konsumen. Aktivitas pemerekan atau branding merupakan implementasi dari strategi komunikasi merek dan merupakan bagian dari proses pengembangan (nilai) merek.

 

Dan apa keterkaitan brand terhadap personal seseorang dan nilai jual seseorang? Wikipedia menjelaskan secara garis besar pengertian dari personal branding adalah praktik orang yang memasarkan diri dan karier mereka sebagai (merek). Istilah personal branding ini dianggap petama kali digunakan dan dibahas dalam artikel 1997 oleh Tom Peters. Personal branding pada dasarnya adalah cara berkelanjutan untuk menetapkan gambar atau  kesan yang ditentukan dalam benak orang lain tentang individu, kelompok, atau organisasi.

 

Bagaimana arti dari Personal Branding menurut orang-orang yang telah sukses karena Personal Branding yang telah mereka bangun?

 

“untuk membangun personal branding kamu perlu membangun relasi yang luas, karena untuk menemukan kesempatan yang lebih, kamu tidak bisa hanya membangun personal brandingmu pada satu titik saja, kamu harus dikenal banyak orang di banyak daerah, begitu juga dengan bisnis yang kamu bangun, kamu harus fokus pada penyelesaian masalah client mu, sehingga dia bisa bercerita dengan calon client barumu dan mereka akan menghubungimu.”- Bedros Keullian penulis, pembicara, dan konsultan bisnis terlaris. Dia pendiri dan CEO dari Fit Body Camp, salah satu waralaba yang paling cepat berkembang pada masanya

 

“bangun personal branding mu yang kuat, hindari hal-hal yang mencemari nama baikmu, maka kesuksesan akan menghampirimu, bahkan saat kamu bangkrutpun kamu akan bisa mudah kembli bangkit karena kepercayaan orang terhadapmu dan kemampuanmu.”- Magic Jhonson atlet professional Amerika yang pernah membela tim Los Angeles Lakers

 

“untuk membangun personal branding kita harus mampu memberikan pesan terhadap orang lain bahwa kita memiliki konsep untuk masa depan, kita adalah sebuah ide masa depan dan untuk itu orang akan menggunakan jasa kita, ide kita,  disanalah brand image kita yang sesungguhnya.”- Jean Claude Biver CEO of TAG Heauer and of Hublot, a swiss luxury watch makers

 

Itulah beberapa pendapat mengenai personal branding dari beberapa orang yang berhasil mencapai kesuksesan mereka karena personal brand  kuat yang mereka bangun untuk diri mereka sendiri maupun perusahaan yang mereka dirikan.

 

Dan begitu kuatnya pengaruh personal branding bahkan berdampak pada perusahaan bersekala besar yang mana baik buruknya citra sebuah perusahaan tercermin dari siapa pendiri maupun CEO dari perusahaan tersebut. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan dan komunitas yang dipilih oleh konsumen, anggota, maupun koleganya untuk bekerjasama berdasar pada siapa pendiri atau penggerak didalamnya :

 

Virgin group yang dipimpin oleh Richard Branson, pendiri sekaligus CEO yang dikenal aktif di sosial media termasuk menggunakan youtube sebagai penyiar dari personal brand yang ingin dibangunnya untuk bisa lebih dekat dengan audiens, maupun calon pengguna jasanya. Aktif di twitter, facebook, instagram, aktif merespon keluhan pelanggan, yang mana akhirnya pengguna jasa, client, dan calon pelanggan merasa sangat diperhatikan, sangat dekat. Sehingga menjadikan Virgin Group ini perusahaan yang sangat memebirikan value lebih pada pelanggan yang membedakannya dari perusahaan lain. Akibat dari sosok Richard Branson yang selalu menyapa pelangganya di sosial media yang secara otomatis membanngun rasa percaya untuk memilih Virgin Group.

 

Sama halnya yang dilakkukan oleh bapak Billy Boen, selaku pendiri Young On Top, yang selalu aktif menyapa anggota, maupun siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam hal-hal positive yang dibagi oleh Young On Top ataupun bapak Billy Boen sendiri. Beliau selalu aktif di sosial media, sehingga membanggun citra rendah hati, berwawasan luas, open minded, yang membuat para audiensnya selalu ingin dekat dan mengikuti kiat-kiat sukses dari beliau.

 

Jadi mengutip dari opini, kisah inspiratif dari orang-orang yang telah sukses membangu personal branding mereka sehingga menghantarkan mereka pada brand image yang begitu kuat melekat, yang selain membuat mereka menjadi sosok yang bisa menjadi teladan, memiliki value yang besar, dengan personal branding yang mereka bangun, mereka memiliki nilai yang berbeda dari yang lain  dan itulah impact terbesar dari personal branding yang kuat.

 

Ada beberapa hal yang bisa kita terapkan pada diri kita untuk bisa membanggun personal branding yang baik, yang pertama dari segi sosial media, jika anda ingin membanggun personal branding yang baik disosial media, hal pertama yang anda harus lakukan adalah, anda harus mengenal diri anda lebih jauh. Kemudian buatlah profil di akun media sosial anda dengan mendeskripsikan diri anda dengan baik. Gunakan bahasa yang santun, jelaskan secara singkat dan jelas. Tuliskan personal interest agar orang lain bisa memahami anda dengan baik. Dan gunakan deskripsi yang formal untuk mengisi bio, profil anda pada akun yang lebih formal seperti LinkedIn. Dan tuliskan kemampuan anda secara detail.

 

Bila pada kehidupan sehari-hari ada beberapa hal yang bisa kita ambil dari opini, maupun kisah sukses diatas, point pertama adalah jadilah orang yang jujur, karena kejujuran adalah hal yang wajib hal dasar yang harus dimiliki, karena bisa membangun kepercayaan yang kuat. Kedua konsisten, dengan konsisten anda akan dinilai memiliki prilaku yang bisa menentukan pilihan yang penting, tanpa berubah-ubah yang kemudian bisa mengghambat kinerja atau kepercayaan. Ketiga kreatif, dengan kreatifitas anda akan memiliki banyak ide yang dimana nantinya sangat berguna untuk membangun hal-hal baru diluar dari ide yang biasa. Keempat anda harus memiliki kepercayaan diri, dengan kepercayaan diri anda akan mampu menunjukan potensi dalam diri anda semaksimal mungkin. Yang kelima dan yang paling penting, anda harus tetap stay humble, rendah hati dengan adanya rasa rendah hati anda akan selalu bisa menjaga baik relasi dan menjauhkan anda dari argumen-argumen yang tidak baik.

 

Demikian sedikit gambaran, opini mengenai apa itu personal branding, siapa saja yang telah mampu membuktikan begitu kuatnya pengaruh personal branding terhadap peluang kesuksesaan diri sendiri, perusahaan maupun dampak pada lingkungan sekitar. Dan bagaimana membangun personal branding yang baik, pada sosial media, lingkungan kerja maupun lingkungan sehari-hari. Semoga dapat menginspirasi kalian YOTers.