YOT BANDUNG

YOT Bandung

Pengurus

Instagram

# Jenis – Jenis CatcallingHello YOTers, mengulas soal catcalling ini emang enggak ada habisnya. Seperti yang perlu kalian ketahui, jenis catcalling ini ada banyak.1.  Catcalling berkedok pujianCatcaller ini adalah satu-satunya yang mungkin akan kamu berikan senyuman canggung. Catcaller jenis ini akan mengatakan sesuatu seperti
# Jenis – Jenis CatcallingHello YOTers, mengulas soal catcalling ini emang enggak ada habisnya. Seperti yang perlu kalian ketahui, jenis catcalling ini ada banyak.1.  Catcalling berkedok pujianCatcaller ini adalah satu-satunya yang mungkin akan kamu berikan senyuman canggung. Catcaller jenis ini akan mengatakan sesuatu seperti "Kamu cantik" saat berjalan di jalan. Mungkin mereka pikir dengan berkata seperti itu akan mencerahkan hari kamu, tapi itu ternyata justru malah membuat kamu merasa tidak nyaman, ‘kan?2.  Pemberi nasihatCatcaller yang satu ini seperti orang yang paling tahu isi hati kita. Dia orang yang bilang "Senyum dong" atau "Jangan sedih." Jenis penggoda ini bisa benar-benar membuat darah naik bagi siapa saja yang mendengarnya.3.  Pembuat keributanGangguan jenis catcaller selanjutnya adalah catcaller yang membunyikan klakson, bersiul, dan berteriak dari motor atau dalam mobil saat kamu sedang berjalan. Biasanya, orang yang melakukan ini tidak sendiri, ia berkelompok bersama teman-temannya, seperti yang ingin diperhatikan. Kalau kamu mengalami kejadian seperti ini, jangan berikan tanggapan apapun kecuali kamu tetap melanjutkan jalan.4.  Catcaller yang gampang tersinggungMeski bisa dibilang salah satu yang terburuk dalam daftar, sebenarnya sangat lucu bagi orang-orang yang melakukan ini. Bagaimana tidak, niatnya ingin menggoda, tapi jika mereka tidak menerima tanggapan seperti yang mereka inginkan, mereka akan berubah dengan menghina kamu. Seperti, “Hai cantik, bolehkah aku minta nomormu?” ketika kamu menjawab dengan sopan, “tidak”, jawaban yang akan kamu dapatkan malah hinaan dari mereka. Kamu pernah mengalaminya nggak YOTers? Jenis catcaller ini jelas menakutkan karena nada bicara mereka yang cepat berubah.5.  Sok baikMeskipun mungkin tidak termasuk dalam kategori catcaller, jenis penggoda ini akan mendekati kamu di jalan untuk memberikan tawaran mengantar pulang atau sampai ke tempat tujuan. Bahkan YOTers, jika kamu sudah bilang “tidak, terima kasih”, kadang mereka tetap bersikeras dan berjalan untuk mengikuti kamu beberapa langkah.Dari jenis-jenis catcalling ini, YOTers pernah mengalami yang mana?
Kalian pernah mendengar catcalling?1. Korban catcalling mayoritas perempuanDalam penelitian yang dilakukan oleh Benard dan Schlaffer (1981) yang mempelajari fenomena street harrasment. Dalam penelitian tersebut, menemukan bahwa perempuan ketika berada di jalanan di Wina mengalami pelecehan dan tidak memperhatika umur, berat badan, pakaian yang dikenakan, atau ras oleh laki-laki yang berasal dari latar belakang berbagai ras dan level sosio-ekonomi.
2. Catcalling termasuk dalam bentuk pelecehan seksualPenelitian yang dilakukan oleh Gardner (1995) nemuin kalo pengalaman perempuan yang mendapatkan pelecehan di jalan dan mendapat lontaran-lontaran yang bersifat seksis oleh laki-laki asing di jalan membuat mereka merasa lebih rentan dan merasa bahwa tubuhnya bagaikan objek parade untuk dinikmati atau terdegradasi oleh laki-laki asing.3. Dianggap sepele padahal pentingDi Indonesia sekarang ini, bentuk catcalling sering banget terjadi lho YOTers. Sayangnya kebanyakan orang menganggap catcalling menjadi peristiwa yang sepele dan iseng, padahal sangat berpengaruh besar loh.
4. Catcalling bukan pujianBagi para pelaku, kebanyakan dari mereka tuh mikir kalo catcalling adalah bentuk pujian karena ngeliat si korban menarik. Padahal bukan sama sekali kaann.Nah itu tadi beberapa fakta soal catcalling. Semoga bisa terbantu yah dan menambah pengetahuan kalian tentang catcalling ini yang harus segera dihilangkan biar hidup kita nyaman, aman dan tenteram.
5. Sebenarnya mungkin enggak sih catcalling dialami oleh laki-laki?Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, pelecehan di jalanan adalah isu yang sangat krusial. Sekitar 65% perempuan pernah mengalaminya. Sementara 57% mengalami pelecehan verbal dan 41% mengalami pelecehan di jalanan disertai elemen fisik seperti sentuhan tanpa izin.Bukan hanya perempuan juga lho, tetapi laki-laki juga mengalami pelecehan dengan angka 25%. Dari jumlah tersebut, lebih banyak laki-laki yang mengidentifikasi dirinya sebagai anggota kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, queer (LGBTQ) yang mengalami street harassment.
Kalian pernah mendengar catcalling?1. Korban catcalling mayoritas perempuanDalam penelitian yang dilakukan oleh Benard dan Schlaffer (1981) yang mempelajari fenomena street harrasment. Dalam penelitian tersebut, menemukan bahwa perempuan ketika berada di jalanan di Wina mengalami pelecehan dan tidak memperhatika umur, berat badan, pakaian yang dikenakan, atau ras oleh laki-laki yang berasal dari latar belakang berbagai ras dan level sosio-ekonomi. 2. Catcalling termasuk dalam bentuk pelecehan seksualPenelitian yang dilakukan oleh Gardner (1995) nemuin kalo pengalaman perempuan yang mendapatkan pelecehan di jalan dan mendapat lontaran-lontaran yang bersifat seksis oleh laki-laki asing di jalan membuat mereka merasa lebih rentan dan merasa bahwa tubuhnya bagaikan objek parade untuk dinikmati atau terdegradasi oleh laki-laki asing.3. Dianggap sepele padahal pentingDi Indonesia sekarang ini, bentuk catcalling sering banget terjadi lho YOTers. Sayangnya kebanyakan orang menganggap catcalling menjadi peristiwa yang sepele dan iseng, padahal sangat berpengaruh besar loh. 4. Catcalling bukan pujianBagi para pelaku, kebanyakan dari mereka tuh mikir kalo catcalling adalah bentuk pujian karena ngeliat si korban menarik. Padahal bukan sama sekali kaann.Nah itu tadi beberapa fakta soal catcalling. Semoga bisa terbantu yah dan menambah pengetahuan kalian tentang catcalling ini yang harus segera dihilangkan biar hidup kita nyaman, aman dan tenteram. 5. Sebenarnya mungkin enggak sih catcalling dialami oleh laki-laki?Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, pelecehan di jalanan adalah isu yang sangat krusial. Sekitar 65% perempuan pernah mengalaminya. Sementara 57% mengalami pelecehan verbal dan 41% mengalami pelecehan di jalanan disertai elemen fisik seperti sentuhan tanpa izin.Bukan hanya perempuan juga lho, tetapi laki-laki juga mengalami pelecehan dengan angka 25%. Dari jumlah tersebut, lebih banyak laki-laki yang mengidentifikasi dirinya sebagai anggota kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, queer (LGBTQ) yang mengalami street harassment.