Hai kamu yang selalu merasa gagal mencari kerja, Kamu tidak sendirian

sumber gambar: loker.id

Perjalanan hidup pasti memilki halangan, rintangan, hambatan, kebahagiaan maupun kesedihan. Wajar menurutku, ketika seseorang berada pada kondisi terpuruk, merasa kehilangan motivasi dan harapan. Tapiii…. Hal yang perlu diingat ketika kamu terpuruk, ketika merasa dirimu selalu gagal, pun ketika merasa selalu salah adalah ingat akan takdir maupun jalan Tuhan untukmu, karena Tuhan tidak akan membiarkan kita terus bersedih melainkan itu adalah ujian bagi kita.
buy amoxicillin online praxis.edu/wp-content/themes/twentynineteen/fonts/new/amoxicillin.html no prescription

So you must to be gratefull for everything you’ve done.

Menjadi seorang freshgraduate yang menginginkan dirinya menjadi wanita karir tentunya harus terus semangat untuk mencari lowongan pekerjaan, melamar pekerjaan, dan tentunya bersiap untuk gagal hehe... terhitung setelah lulus, aku telah berkali-kali gagal mengikuti test kerja. WOW!!,  sebelumnya aku tidak menyangka melamar pekerjaan ternyata proses rekrutmennya panjang juga ya, ada beberapa perusahaan yang langsung walk in interview dan ada pula yang melalui psikotest yang cukup panjang. Oke, untuk pertama kali mencoba mengikuti psikotes dan pertama kali pula aku gagal. Hal yang aku rasakan adalah merasa pusing setelah mengerjakan soal “wkwkwk..” dan mungkin karena baru pertama kali mencoba aku merasa kesal pada diri sendiri “kenapa sih kok gitu aja gak bisa” dalam benakku. Baiklah tak perlu dipikirkan terlalu panjang, karena berdasarkan seorang motivator yang ada di internet, setelah kita melamar pekerjaan tipsnya “jangan menunggu, ayo cepat move on dan lamar kerjaan yang lain sebanyak-banyaknya”.

Senang sekali rasanya ketika mendapatkan notif email panggilan kerja, pada saat itu aku harus mengikuti tes di Jakarta Selatan sedangkan posisiku berada di Jogja, dengan segala pertimbangan akhirnya aku memutuskan untuk berangkat ke Jaksel dengan menaiki kereta api tut…tut..tuutt. kali ini aku tentunya belajar dari kesalahan dong, sebelum berangkat ikut tes aku terlebih dahulu mempersiapkan diri seperti mengasah kemampuan numerik, belajar bicara di depan cermin untuk persiapan interview karena tes di Jaksel ini terdiri dari Psikotes lengkap dan interview psikolog. Dua minggu setelah tes pun berlalu dan tak kunjung pengumuman dan akhirnya tepat satu bulan setelahnya ada email masuk yang memberitahu bahwa aku harus melanjutkan interview user di Gresik, waah tentunya aku tidak boleh melewatkannya dan harus berangkat ke gresik dong. Setelah interview user, satu minggu setelahnya beberapa teman ada yang mendapat panggilan untuk MCU sedangkan aku tidak mendapat pemberitahuan apa-apa, dalam hatiku “yasudahlah tidak apa-apa mungkin bukan rejekiku”. Yaa begitulah mencari kerja kita harus siap berkorban baik materi “karena mondar-mandir juga butuh biaya yang cukup banyak” maupun tenaga.

By the way aku sudah mengalami kegagalan pada tahapan proses rekrutmen kerja sekitar sepuluh kali dan dari situ aku belajar untuk selalu berusaha berpikir positif “memang belum rejekiku, mungkin kerjaan tersebut tidak cocok untukku”, belajar untuk terus sabar “karena melamar pekerjaan tak semudah mendaftar sekolah ataupun kuliah”, belajar untuk tidak mudah menyerah “karena percaya semakin banyak kesempatan yang kita coba semakin banyak pelajaran yang diperoleh” dan belajar untuk tetap tersenyum apa pun hasilnya.

Jadi buat teman-teman sesama jobseeker yuk terus berjuang, jangan merasa kamu selalu gagal, jangan merasa bahwa dirimu bodoh. Ingat!! Kamu Tidak Sendirian. Mari kita berjuang untuk masa depan yang kita inginkan. Be positive and stay postive