Jelajah Serambi Mekkah

Jelajah Serambi Mekkah

Kota Banda Aceh sering disebut sebagai Serambi Mekkah, karena kota ini dulunya digunakan sebagai tempat singgah jamaah haji Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci. Tidak heran, jika seni budaya di Aceh sarat dengan nuansa Islami.

Director Djarum Bakti Budaya, Renita Sari Adrian, dan Yovie Widianto yang tergabung dalam Idenesia menyempatkan diri ke Banda Aceh untuk mengulas beberapa seni tradisi dan budaya setempat. Di komplek Museum Aceh, tim Idenesia bertemu dengan pembaca hikayat Aceh bernama Muda Baliya.

"Saya merasa kesenian nenek moyang yang hampir punah, makanya saya harus belajar dan meminta ijin orang tua untuk belajar hikayah. Alhamdulillah tiga tahun belajar saya sudah mahir berhikayat," ujar Baliya


Hikayat merupakan karya sastra Aceh berbentuk puisi atau syair yang biasa dilantunkan saat pesta, acara Sunnah Rasul, dan pesta kawin. Dulu, seni hikayat digunakan ulama Aceh untuk menyebarkan agama Islam.

Ketika mendengar suara bansi (seruling), masyarakat Aceh akan berkumpul dan ulama pun memberi salam untuk memulai menyampaikan syair-syair agama. "Dari situlah ciri khas yang saya bawakan dalam berhikayat, meniru ulama-ulama terdahulu," lanjut Baliya.

Sambil berkisah, sesekali Muda Baliyan berhikayat dengan irama bagaikan air laut. Usai bercerita dengan Muda Baliyan, tim Idenesia melanjutkan perjalanan ke Pulau Weh.

Pulau Weh, Surga Pecinta Diving dan Snorkeling

Dengan sejuta eksotisme yang dimilikinya, pulau kecil di daerah Sabang ini menjadi primadona baru untuk beberapa wisatawan lokal dan mancanegara. Pulau Weh berada di kilometer nol, merupakan surga bagi pecinta diving dan snorkeling karena memiliki pemandangan bawah air yang luar biasa.

Terumbu karang cantik dan alami menjadikan suasana bawah laut pulau ini masih kondusif dan jauh dari kesan rusak sedikitpun. Sungguh indah kecantikan yang disajkan dari perairan bawah laut Pulau Weh.

Banyak yang bisa dilakukan di Pulau Weh selain snorkeling dan diving, salah satunya yaitu berkunjung ke Pantai Sumur Tiga yang alami dan damai. Pantai ini diberi nama Sumur Tiga karena memiliki tiga sumur air tawar yang terdapat di sepanjang pantainya. 

Sempatkan pula mampir ke Pulau Rubiah, untuk menemukan surga bawah lautnya Aceh. Keindahan bawah laut pulau ini tidak diragukan lagi, banyak wisatawan yang datang sekedar untuk berenang atau bermain dengan ikan hias.

Dengan mencelupkan telapak kaki ke dalam danau, Anda akan menemui ribuan ikan nan indah. Danau yang terdapat di Pulau Rubiah ini merupakan `the real heaven` bagi pecinta diving dan snorkeling.

"Kemarin di pulau ini, Jurnal Indonesia Kaya membuat kompetisi blogging dan submit video. Siapa saja boleh ikutan dan dipilih lima pemenang untuk diberangkatkan ke Pulau Weh. Jadi, selalu ikuti terus twitter dan websitenya Indonesia kaya," tutur Febrian, seorang blogger traveller dan Jurnal Indonesia Kaya.

Menurut Febrian, Pulau Rubiah diambil dari nama orang yaitu Siti Rubiah. Dulu, Siti suka memelihara anjing yang bagi muslim merupakan hewan yang diharamkan. Siti pun diasingkan di pulau ini hingga akhir hayatnya.

Selanjutnya, tim Idenesia meluangkan waktu wisata kuliner di Banda Aceh. Tim Idenesia berkesempatan mencicipi ayam tangkap terkenal khas Aceh di Rumah Makan Hasan Tiga.

Kopi Gayo Kualitas Wahid

Selain terkenal dengan ayam tangkapnya, Rumah Makan Hasan Tiga juga terkenal dengan kopi arabika Gayo berkualitas wahid. Rasa, kadar kekentalan, dan kepekatannya berbeda sekali dari kopi-kopi pada umumnya.

Kopi Arabika Gayo di Rumah Makan Hasan Tiga terkenal enak, karena telah melewati serangkaian test yang panjang. "Kita disini coba edukasi mengenalkan kualitas kopi terutama dari Gayo penghasil kopi terbanyak yang terkenal di Indonesia. Kopi-kopi gayo disini juga harus melewati uji kopi test yang lama," ujar Mamad Nur, pemilik Rumah Makan Hasan Tiga.

Penasaran dengan pesona kota Banda Aceh? Simak perjalanan Yovie Widianto dan Renitasari Adrian dalam IDEnesia di Metro TV pada Kamis (12/11/2015) pukul 22.30 WIB. Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya. Ada bingkisan menarik bagi pemenangnya.

 

Sumber : http://hiburan.metrotvnews.com/read/2015/11/11/449781/jelajah-serambi-mekkah