Untuk Kamu Para Anak Muda, Kamu Bisa Apa?

Kamu bisa apa?

Pertanyaan ini datang ketika saya wawancara untuk masuk sebuah organisasi di masa pesantren saat saya SMP dulu, pertanyaan yang tidak pernah saya sangka akan muncul pertama kali saat mulai wawancara, saya bertanya dalam hati, “benar juga, saya bisa apa?” bukan karena saya tidak bisa apa-apa, tapi hal apa yang bisa saya unggulkan & bisa saya banggakan? Saya hanya bisa menjawab “saya bisa berkontribusi maksimal untuk organisasi ini”.

Jawaban yang tidak bisa diukur? Memang, hanya kata itu yang muncul dipikiran saya waktu itu, pertanyaan itu terus terngiang-ngiang dikepala saya, seperti ada jarum yang masuk ke otak dan selalu menghantui pikiran.

Saya harus punya sesuatu yang bisa saya banggakan, saya harus belajar satu hal yang baru, saya memutuskan untuk berlatih berbicara di depan banyak orang, setidaknya itu soft skill yang tidak memerlukan alat tambahan, setiap hari saya berbicara sendiri, dikamar mandi, di depan cermin, saya membayangkan menjadi seorang orator handal layaknya Bung Karno dan Bung Tomo.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk berani untuk berbicara di depan banyak orang dengan mengikuti kompetisi baca syair dan ternyata saya satu satunya peserta yang berasal dari kelas 1 SMP. Hasilnya? Tidak terlalu bagus, tapi setidaknya saya mencoba.

Satu langkah kecil itulah yang membuat saya bisa seperti sekarang, tapi saat memasuki masa kuliah, saya berfikir kembali, apakah ini cukup? Saya harus mencoba berbagai hal lain. Saya memutuskan untuk belajar mendesign, belajar menulis, belajar apapun yang menurut saya, saya bisa. Memang hal-hal yang tersebut tidak cukup memuaskan bagi saya, tapi cukup untuk menghasilkan.

Usaha saya belajar design sedikit membuahkan hasil, design baju dan jaket saya terpilih menjadi design baju dan jaket Angkatan.

Untuk menulis? walaupun tidak memuaskan tapi setidaknya bisa sedikit saya banggakan, saya dengan team berhasil menjadi juara pertama dalam sebuah kompetisi tulis yang diadakan oleh UC News dengan nama jagoan nulis, dan saya menjadi Top 3 Contributor dalam team tersebut. Semua hal ini saya dapatkan karena saya berani untuk memulai.

Bayangkan hanya satu pertanyaan singkat namun banyak mempengaruhi hidup saya dengan langkah kecil yang saya lakukan, bagaimana apabila pertanyaan itu saya anggap hanyalah pertanyaan biasa tanpa harus saya fikirkan? Saya tidak akan menjadi seperti ini.

Ambilah satu langkah untuk dirimu yang lebih baik, Setiap langkah yang kamu lakukan akan mempengaruhi kehidupan kamu dimasa kedepan. Tuhan tidak akan pernah mengkhianati ciptaannya yang ingin berubah menjadi lebih maju, menjadi lebih baik.

Jadi, Kamu Bisa Apa?

Sabilur Rosyad
IG & Twitter : @Sabilurrosyad