Ketika Tangan Tak Dapat Berjabat, dan Kaki Tak Dapat Melangkah

Hi YOTers!

Buat yang merantau, gimana kabarnya ?
buy clomid online https://gaetzpharmacy.com/clomid.html no prescription

Belum bisa balik ya lebaran ini hehhe sama kalau gitu.

Well, untuk pertama kalinya selama 23 tahun saya merayakan idul fitri jauh dari orang tua dan keluarga. Memang terasa berbeda, biasanya nemenin adek takbiran H-1 lebaran, sembari shalawatan dengan remaja masjid. kemudian waktu hari kemenangan tiba, pagi hari sudah bersiap untuk melaksanakan sholat Ied di tanah lapang. Lalu dilanjutkan silaturahmi ke rumah nenek, keluarga besar kumpul untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Setelah itu dapur merupakan tujuan semua orang yang tak sabar untuk menyantap lontong opor ayam, terik sapi, sate ayam, dan masih banyak lagi. Hal terakhir dan yang paling di tunggu-tunggu, yaitu bagi-bagi FITRAH (sebuah budaya membagi rezeki kepada saudara).

Namun.. cerita ditatas tidak berlaku untuk tahun ini. Kita membatasi sebuah pertemuan demi kebaikan bersama.

Ketika tangan tak dapat berjabat, dan kaki tak mampu melangkah.

Istilah diatas tak asing kita dengar sewaktu lebaran, namun hal itu pun sekarang menjadi sebuah realita. Disaat seperti ini, saya bersyukur, meski belum bisa merayakan lebaran dengan keluarga secara langsung namun masih diberi kesempatan untuk menyambut bulan Ramadhan tahun ini, dan semoga diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan ditahun yang akan datang. Percayalah, pasti ada sebuah hikmah dibalik semua kejadian ini.
buy grifulvin online marjukarin.ee/wp-content/languages/wpml/missing/new/grifulvin.html no prescription

Siapa tahu teman-teman yang saat ini belum bisa pulang kampung, justru menyelamatkan keluarga khususnya orang tua dari pademi covid 19.

Semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan dan tantangan yang akan datang. Setelah pademi mereda, semoga diberi kesempatan untuk bertemu dengan keluarga tercinta. Aamiin

Salam hangat,
@alifaubert