Kuliah dan SMA: Dua Hal yang Berbeda

Para mahasiswa baru di masa awal perkuliahan pasti mengalami yang namanya culture shock. Memang, masa transisi dari dunia SMA ke dunia perkuliahan bukanlah hal yang mudah. Tidak sedikit dari mereka yang bahkan memerlukan proses adaptasi yang panjang.

Well, yuk awali pembahasan kita dengan hal lumrah yang sudah kita tahu sejak dulu. Apa aja sih yang beda antara kuliah dan SMA?

Dimulai dari yang paling kentara, pakaian. Saat SMA kita diwajibkan untuk memakai seragam, sedangkan saat kuliah kita dibebaskan untuk menampilkan pakaian terbaik asal tetap sopan dan rapi.

Sumber: Tirto.ID

Kedua, tempat tinggal. Siswa SMA biasanya tinggal dengan orang tuanya. Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa akan dipaksa untuk tinggal secara mandiri, entah itu nge-kost atau tinggal di asrama karena lokasi kampus yang jauh dari rumah, terkecuali bagi mahasiswa yang berdomisili sekota dengan kampusnya, ya.

Ketiga, waktu liburan. Bukan menjadi hal yang asing lagi bahwa para mahasiswa lebih lama liburnya dari anak SMA. Untuk kuliah, masa liburnya sekitar 1-2 bulan per semester. Sedangkan SMA hanya libur 1-4 minggu.

Nah, sekarang ayo beranjak ke culture shock yang lebih spesifik.

  1. Tidak tersedia buku kuliah. Biasanya dosen hanya memberitahu buku referensi yang dipakai pada saat kontrak perkuliahan. Tidak jarang dosen pun juga biasanya memakai powerpoint saat mengajar. Selebihnya, mahasiswa diharapkan dapat mencari sumber materi dan informasi secara mandiri.
  2. Jangan mengharapkan free class. Saat kuliah, jika dosen berhalangan hadir, maka siap-siaplah untuk mendapatkan kelas pengganti di kemudian hari. It’s time to say goodbye to free class.
  3. Ujian yang dipenuhi dengan soal esai. Setiap dosen memiliki metode ujian yang berbeda-beda, misalnya presentasi, ujian konvensional close book, ujian open book, atau ujian yang sifatnya dikerjakan berkelompok. Namun, kebanyakan dari soal ujiannya adalah esai. Hal yang tentunya sangat menguras otak, bukan?
    buy valtrex online www.mobleymd.com/wp-content/languages/new/valtrex.html no prescription

  4. Tugas kelompok = hal biasa. Para mahasiswa akan terbiasa untuk mengerjakan tugas secara berkelompok. Tidak jarang ada oknum mahasiswa yang memanfaatkan hal tersebut dengan hanya numpang nama doang. Pastikan kamu bukan salah satunya, ya!
  5. Selamat datang presentasi kelas harian. Jika saat SMA kamu terbiasa dijelaskan materi pelajaran oleh guru, maka tidak dengan kuliah. Bahkan, ada beberapa mata kuliah yang setiap sks-nya diisi dengan presentasi kelompok. Semoga beruntung!

YOTers, proses adaptasi dari SMA ke dunia perkuliahan tidak akan selalu mudah. Setiap orang punya waktunya masing-masing untuk bisa nyaman dengan lingkungan barunya. Jadi, jangan menyerah. Jangan biarkan mimpimu berkuliah di kampus terhalang hanya karena tidak kuat menghadapi culture shock yang ada. Semoga lancar kuliahnya, ya!

Written by Hanna Munaira, YOT Banjarmasin