Love Donation YOT Bekasi: Gelar Aksi Donor Darah dan Talkshow Hustle Culture

Love Donation merupakan upaya YOT Bekasi mengajak masyarakat dalam aksi donor darah untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bekasi. Tak hanya itu Love Donation YOT Bekasi juga menyuguhkan talkshow inspiratif yaitu YOTalk dengan mengusung tema “How to Release and Rise from Hustle Culture” yang diselenggarakan pada tanggal 2 Juli 2022 di Mega Mall Bekasi. Dengan kurang lebih sebanyak 145 orang telah mendaftarkan dirinya untuk mengikuti kegiatan ini.

Acara dibuka oleh sambutan dari Ketua Pelaksana, Putri Oris yang menjelaskan “Sampai tadi malam sudah ada 145 pendaftar, terima kasih kepada YOTers yang telah hadir, semoga YOTers bisa mendapatkan insight dari acara ini” ujarnya.

“Love Donation merupakan kegiatan donor darah yang menjadi acara offline pertama yang dilaksanakan oleh YOT Bekasi setelah setahun lalu kita menyelenggarakan acara online. Love Donation juga merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya di 25 kota yang tergabung ke dalam Young On Top” jelas M. Syifa Syarofi, Presiden YOT Bekasi.

Sehubungan dengan adanya YOTalk yang membahas fenomena hustle culture,  bertujuan untuk memberikan edukasi untuk tidak terjebak dengan budaya kerja yang berlebihan karena dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan mental pekerja.

Untuk mencapai tujuan tersebut, YOTalk menghadirkan narasumber psikolog klinis yaitu Chrestella Elaine, M.Psi., Psikolog (Psikolog Klinis, Praktisi Art & Music Therapy, Founder NFG). Beliau menyampaikan bahwa “Jika seseorang sudah terkena hustle culture artinya dia sangat berfokus pada pekerjaan dan sangat berdampak dengan kehidupan lainnya, yang bisa membuat kita sakit secara fisik maupun psikologis” jelasnya.

Beliau juga memberi saran untuk bangkit dari hustle culture ada beberapa tips yang bisa dilakukan, yaitu “Kita harus tau kapasitas diri sendiri, belajar untuk self boundaries, tentukan jadwal, dan lakukan self care” ujarnya.

Melalui kegiatan Love Donation ini diharapkan dapat membantu generasi Indonesia bangkit dari hustle culture dan dengan adanya kegiatan donor darah yang dilakukan mampu membantu meringankan jumlah kebutuhan darah yang diperlukan oleh masyarakat.

Penulis: Rahmi Izati