Maafkan, Lupakan

Pelik, ironis, menyedihkan, gambaran yang cukup menggambarkan perasaan saat ini.
Berkali-kali ingin ah sudahlah. Pernah terpikirkan untuk menghilang mungkin akan menjadi keputusan terbaik. Tapi niat itu terurungkan, harapan itu masih ada.
buy amoxicillin online www.mrmcfb.org/images/patterns/my/amoxicillin.html no prescription

Menyerah dengan keadaan bukan jawaban.

Maaf berarti menghapus luka dalam hati, dan sebaiknya manusia membuka lembaran baru, 2020 merupakan tahun yang cukup berat, mungkin juga berat bagi banyak orang. Hal yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan akan terjadi namun dialami di tahun ini. Ya Pandemi Covid-19 bukan hal yang bisa dianggap sepele. Cukup banyak kekhawatiran, sektor yang  akhirnya tutup. 

Tercatat bahwa selama Pandemi ini terjadi, tingkat stress dan depresi meningkat. Kejadian ini belum pernah dihadapi sebelumnya dan tidak ada yang pernah tahu kapan semua ini akan berakhir dan seperti apa setelahnya. Hal tersebut memunculkan berbagai persepsi yang tidak menentu di dalam pikiran manusia dan juga dihadapkan oleh banyak kebiasaan baru yang benar-benar berbeda drastis dari kehidupan normal sebelumnya.

Munculnya stress pada situasi seperti ini adalah sesuatu yang wajar.
buy ventolin online www.mrmcfb.org/images/patterns/my/ventolin.html no prescription

Manusia adalah makhluk yang dilengkapi kemampuan untuk beradaptasi dan stress merupakan salah satu mekanisme dalam  proses adaptasi tersebut.
buy soft pack online pridedentaloffice.com/wp-content/themes/twentytwentyone/inc/en/soft-pack.html no prescription

 

Namun, bagaimana seharusnya kita bersikap dalam menghadapi hal tersebut jawabannya adalah berdamai dengan keadaan yang ada, menjadi salah satu kiat untuk tetap menjaga kesehatan mental. Hal lain yang bisa dilakukan adalah beribadah dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan juga menjadi kunci untuk bisa mendapatkan rasa nyaman. 

Selama kita masih hidup, segala sesuatu masih mungkin untuk kita pelajari, atasi dan hadapi, memaafkan dan melupakan. Kita masih bisa terus belajar dan berlatih untuk menghadapinya, jangan terserah jangan menyerah. Realistis, bertahan, berusaha lebih cerdas. 

Tahun yang cukup berat ini, peristiwa yang menimbulkan berbagai efek pada diri seseorang sepanjang tahun ini, ketakutan, kekhawatiran, kesedihan, ketidak sabaran, hingga gangguan kesehatan. Tapi, hidup harus terus berjalan dengan segudang pelajaran untuk perbaikan diri di masa depan. Maka, mari kita mulai bangkit lagi.

Terimalah..

Lalu maafkan..

Semangat!

Masa depan yang cerah menanti.