Mari Menyesal, Lalu Tinggalkan

Hai Teman-teman! Apa kamu pernah menyesali perbuatan atau keputusan yang kamu buat? Atau sering dengar perumpamaan “Penyesalan selalu datang diakhir, kalo diawal namanya pendaftaran”?

Sebagai manusia yang gak luput dari kesalahan dan kebenaran, saya-pun juga pernah menyesal. Penyesalan biasanya  datang karena kita berpikir kembali mengenai kejadian atau keputusan yang pernah diambil. Lalu, kita berandai-andai mengenai hasil yang berbeda atau lebih baik. Gak jarang juga, penyesalan ini dibarengi dengan perasaan bersalah, kecewa, dan frustasi.

Trus apa penyesalan itu selalu negatif?

Dulu saya berpikir begini, saat saya gak bisa masuk Universitas Negeri.
buy prednisone online idhfa.org/fonts/open/new/prednisone.html no prescription

Saya sangat menyesal karena terlalu ngentengin bakal keterima lewat SNMPTN. Andai aja dulu saya belajar sungguh-sungguh.

Efeknya apa? Ditahun-tahun pertama kuliah, saya jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang). Saya gak semangat kuliah, karena masih kebayang “Kalo aja saya masuk negeri”, ditambah saya gak suka jurusan kuliah yang saya pilih.

Cuma semesta sepertinya berkehendak lain anjayyy.
buy doxycycline online idhfa.org/fonts/open/new/doxycycline.html no prescription

buy vidalista online herbalshifa.co.uk/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/patterns/en/vidalista.html no prescription

Sampe saya ada disatu titik, “gue udah nyiain kesempatan nih, yakali mau diem aja.” Disitulah saya mulai bebenah diri, saya ikut organisasi, belajar aktif di kelas dan lain-lain.

Dan ternyata saya happy dengan kehidupan saya sekarang. Saya punya teman-teman yang sangat mensupport saya, sebagai anak komunikasi juga saya bisa diajak ngobrol tentang apa aja ya walaupun gak menguasai semuanya, tapi minimal ngerti lah dikit-dikit.

Mungkin juga semua yang saya dapetin sekarang gak saya dapetin kalo saya masuk negeri.

Menyesal itu juga yang buat saya belajar untuk gak ngentengin suatu hal. Buat saya mau bebenah diri. Jadi, terima saja rasa penyesalan itu dan tinggalkan.

Tinggalkan untuk jadi pribadi yang jauh lebih baik dari kemarin.