Mengatasi Kejenuhan saat “Stay at Home”

Hi YOTers, Gimana masih enjoy kan di rumah masing-masing?? Bosen gak? Jenuh, pasti ada ya?

Memang anjuran untuk “Stay at Home” saat covid-19 ini memaksa kita semua untuk Work from home, study from home, bahkan shop from home. Saya yakin kebanyakan dari kita melakukan semua kegiatan 90% di dalam rumah. Keadaan yang telah berlangsung cukup lama ini membuat sebagian orang merasa jenuh karena terlalu lama melakukan hal-hal yang sama di dalam rumah, melihat sudut-sudut pemandangan yang sama, dan bertemu orang-orang yang sama pula di dalam rumah dan sekitarnya. Saya bahkan mendengar kabar ada seorang istri yang stress, menangis dan berteriak-teriak karena tidak bisa keluar rumah seperti yang biasa dia lakukan, hangout dengan teman-teman, berbelanja, dan lain sebagainya.

Saya percaya setiap orang memiliki caranya sendiri untuk mengatasi kejenuhan masing-masing. Sejauh ini saya melihat dari sisi positif, bahwa kejenuhan yang datang pada diri kita sebenarnya bisa kita alihkan menjadi sesuatu yang bermanfaat, selain dapat menghilangkan jenuh dan kepenatan, tetapi juga bisa menghasilkan pendapatan tambahan kocek kita. Misalnya dengan melakukan hobi kita atau hal positif lain yang sesuai dengan passion kita, kemudian hasil karya tersebut bisa di jual atau ditawarkan kepada teman-teman kita.

Untuk mengatasi kejenuhan dirumah terutama saat weekend tiba, Saya memilih membuka kembali list kuliner yang saya belum sempat membuatnya disaat sibuk saya. Disela-sela kesibukan work from home dan mengawasi tugas-tugas sekolah anak saya yang juga “school from home”, saya sempatkan membuat rencana akhir pekan yang seru bersama anak saya di rumah. Saya mencari resep makanan favorit anak saya yang biasanya hanya kami beli di mall saat weekend. Lalu saya membuat sendiri di rumah beberapa makanan tersebut, dan menikmati bersama anak saya sambil menonton film favorite kami. Melihat hasilnya yang lumayan memuaskan dan enak, saya mencoba menawarkan dan menjual kepada beberapa teman dan tetangga melalui whatsapp. Alhamdulillah promosi saya mendapat respon cukup baik, ada beberapa pesanan dan repeat order yang saya terima. Ini menyenangkan sekaligus menantang untuk saya, karena dari awalnya hanya melakukan hobi dan mengobati kangen dengan makanan di mall, sekarang hampir setiap weekend saya membuka orderan makanan dan masakan yang tahan lama untuk bisa di simpan sampai satu minggu kedepan sebagai “menu awet tanpa pengawet” yang praktis untuk sahur dan berbuka saat Ramadhan ini.

Nah apapun hasil karya kita, ketika itu membuahkan hasil yang baik dan mendapat apresiasi dari orang lain, maka rasa puas dan senang  pasti akan menjadi obat jenuh yang kita alami. Apalagi jika hobi tersebut pada akhirnya bisa menghasilkan rupiah sebagai tambahan uang saku, dan lebih membahagiakan lagi saat sebagian penghasilan dari hobby kita itu bisa kita sisihkan untuk diberikan kepada orang lain yang kurang beruntung.

Gimana YOTers, hal positif apa yang sudah kalian lakukan untuk mengatasi kejenuhan? Yuuk kita asah lagi kreatifitas kita supaya bisa menjadi manfaat untuk diri sendiri dan orang lain!