MENGENAL YO(u)T

Aku adalah seorang mahasiswa biasa yang disibukan dengan berbagai rutinitas dan kegiatan yang ada di kampus rakyat kota hujan. Tingkat satu perkuliahan, kali itu masa yang paling aku ingat saat pertama mengenal kata YOT pada sebuah buku berwarna kuning dengan lambang pewat kertas karya kak Billy Boen. Sungguh menarik perhatianku untuk membacanya sebagai seorang muda yang penuh rasa penasaran dan semangat yang masih panas membara. Aku patut persyukur saat itu teman asrama ku sendiri yang secara tidak langsung memperkenalkan ku kepada buku kuning tersebut. Rasa ingin tahu mendorong ku untuk meminjam buku tersebut untuk ku baca dan ku dalami isinya. Tepat pada tahun 2016 saat aku beranjak memasuki tingkat dua, aku pun memberanikan diri untuk mendaftar menjadi bagian dari komunitas buku kuning yang sangat menginspirasi saat pertama kali aku membacanya. Berharap bisa bergabung dan berkarya bersama.

Divisi yang aku pilih saat itu adalah PGA (Personal General Affair) untuk YOT kota hujan. Senang rasanya saat mendapat undangan interview untuk komunitas tersebut. Satu hal yang ada dipikiran ku adalah aku harus bisa memberikan yang terbaik saat interview nanti. Hari-hari pun berlalu semenjak undangan diberikan. Begitu terkejutnya aku saat tau bahwa aku telah melewatkan hari penting tersebut. Hari yang harusnya aku bisa punya kesempatan bergabung dan menjadi bagian bersama komunitas muda YOT kota hujan. Hal tersebut dikarenakan padatnya kegiatan kampus sehingga aku bisa lupa dengan hari penting yang sangat berarti untuk aku. Kecewa tidak perlu lama kawan, karena dimana ada kemauan pasti ada jalan. Aku kembali dihubungi oleh bagian komunitas kota untuk mengatur ulang jadwal interview. Sehingga interview dilakukan secara online. Beberapa hari berselang pengumuman anggota divisi akhirnya puji Tuhan aku diterima dan sempat saat ini sudah hampir 2 tahun aku menjadi anggota YOT Bogor. Banyak pengalaman berharga yang aku dapatkan. Baik dalam segi organisasi maupun kehidupan sosial.